Media Kampung, Gunungsitoli – Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya meninjau PAUD Amin Simanaere di Jalan Raya Pelud, Kota Gunungsitoli, Kamis (23/7/2026). Dalam kunjungannya, ia mendorong penguatan sarana pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul di Kepulauan Nias.
Surya hadir mewakili Gubernur Bobby Nasution. Ia disambut puluhan guru, murid, dan orang tua. Turut mendampingi Staf Ahli I TP PKK Sumut Titiek Sugiharti, Wakil Wali Kota Gunungsitoli Marthinus Lase, serta sejumlah pimpinan OPD Pemprov Sumut.
PAUD Amin Simanaere saat ini memiliki 45 peserta didik dan 6 tenaga pengajar. Kondisi ruang kelas masih sederhana karena berada di halaman belakang Gereja Simanaere. Fasilitas belajar dan bermain juga terbatas.
“Saya di sini atas utusan Bapak Gubernur untuk melihat berbagai sarana publik. Tekad kami membawa kemajuan di Kepulauan Nias, termasuk Kota Gunungsitoli,” ujar Surya.
Menurutnya, pendidikan menjadi fokus utama pembangunan Pemprov Sumut. Peningkatan kualitas dan kuantitas sarana pendidikan harus menjadi perhatian bersama pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.
“Kita ingin masyarakat sejahtera dan jauh dari kemiskinan. Salah satu faktor penentunya adalah memajukan pendidikan, baik kualitas maupun kuantitas. Memberikan ilmu kepada anak-anak dengan tulus dan ikhlas merupakan investasi terbaik untuk masa depan,” katanya.
Surya berharap kebutuhan PAUD Amin Simanaere dapat dipenuhi secara bertahap melalui dukungan Pemkot Gunungsitoli. “Mudah-mudahan pada tahun 2027 berbagai kebutuhan sekolah ini dapat dipenuhi, sehingga anak-anak bisa belajar dengan fasilitas lebih baik,” ucapnya.
Kepala PAUD Amin Simanaere Septinus Zebua berharap sekolahnya mendapat bantuan pemerintah, terutama pembangunan ruang kelas dan perlengkapan belajar dan bermain agar proses pendidikan lebih optimal.
Wakil Wali Kota Gunungsitoli Marthinus Lase menegaskan komitmen pemda mendukung program pemerintah di sektor pendidikan. Ia menyebut peningkatan kualitas pendidikan sebagai langkah strategis agar Kepulauan Nias keluar dari status daerah tertinggal.













