Media Kampung – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, membahas percepatan operasional Sekolah Unggulan Garuda yang ditargetkan mulai beroperasi pada Juli 2026.

Program SMA Unggulan Garuda merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mencetak talenta unggul Indonesia dengan standar global, terutama difokuskan di wilayah yang sulit dijangkau agar pendidikan berkualitas dapat merata hingga daerah terpencil. Dudung menyampaikan bahwa pembangunan sekolah ini akan menjadi bagian dari agenda besar Presiden Republik Indonesia dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Dalam pertemuan tersebut, KSP menyoroti sejumlah kendala teknis di lapangan yang menghambat progres pembangunan sekolah. Untuk itu, KSP mengambil peran mengawal dan mempercepat penyelesaian hambatan tersebut dengan melakukan koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah. Hal ini dinilai penting agar target operasional sekolah pada Juli 2026 dapat terpenuhi tepat waktu.

Dudung menjelaskan bahwa Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bertanggung jawab menyiapkan pembangunan fisik, sarana-prasarana, guru, serta calon peserta didik. Sementara KSP berperan dalam mengelola komunikasi teknis dengan kementerian terkait dan masyarakat sekitar lokasi pembangunan untuk mengatasi berbagai masalah yang muncul di lapangan.

Beberapa kendala yang dihadapi meliputi koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum, masyarakat lokal, serta aspek kewilayahan dan akses pelabuhan. KSP hadir sebagai fasilitator untuk memastikan proses pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Progres pembangunan Sekolah Unggulan Garuda di sejumlah daerah menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Di Bangka Belitung, pembangunan telah mencapai 24,52 persen, sedikit di atas target 24,46 persen. Sementara di Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Tenggara, progres pembangunan masing-masing mencapai 30,27 persen dan 33,17 persen. Namun, pembangunan di wilayah Kalimantan masih menghadapi beberapa kendala yang perlu segera diselesaikan.

Secara keseluruhan, Dudung menegaskan bahwa perkembangan proyek SMA Unggulan Garuda pada Mei 2026 menunjukkan pencapaian positif yang melampaui target di seluruh lokasi. Pemerintah berharap program ini dapat selesai dan mulai beroperasi pada Juli 2026 sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.