Media Kampung – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur memberikan apresiasi kepada seluruh SMASMK swasta di wilayahnya atas partisipasi aktif dalam program beasiswa penuh dan potongan biaya pendidikan tahun 2026. Capaian ini mencatat peningkatan signifikan jumlah sekolah dan siswa penerima beasiswa dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 terdapat 1.772 sekolah swasta yang menerima beasiswa. Angka tersebut melonjak menjadi 2.106 sekolah pada tahun 2026, atau bertambah 334 sekolah yang berpartisipasi. “Angka-angka tersebut bukan sekadar statistik. Di balik setiap penerima beasiswa terdapat harapan orang tua, semangat belajar anak-anak kita, serta peluang lahirnya generasi masa depan Jawa Timur yang lebih unggul dan berdaya saing,” ujar Aries dalam keterangannya di Surabaya.

Tidak hanya jumlah sekolah, jumlah siswa penerima beasiswa juga mengalami peningkatan. Pada tahun 2025, sebanyak 72.841 siswa SMASMK swasta menerima beasiswa penuh atau potongan biaya pendidikan. Tahun 2026, angka tersebut naik menjadi 81.131 siswa, atau bertambah sekitar 8.290 penerima. Peningkatan ini menunjukkan perluasan akses pendidikan yang signifikan di Jawa Timur.

“Capaian tersebut menjadi bukti bahwa ketika akses pendidikan diperluas dan kesempatan belajar dibuka seluas-luasnya, maka semakin banyak anak-anak Jawa Timur mampu meraih prestasi. Kami berterima kasih kepada seluruh SMASMK swasta yang mendukung program ini,” tambah Aries.

Salah satu penerima beasiswa, Muhammad Nadhif, siswa kelas 11 SMA Hang Tuah 1 Surabaya, mengungkapkan rasa syukurnya. “Rasanya tentu senang sekali, bisa membantu sedikit beban orang tua untuk membiayai saya. Pastinya kesempatan ini tidak saya sia-siakan ke depannya. Terima kasih untuk pemerintah yang telah memberikan kesempatan beasiswa ini ke saya,” ucap Nadhif.

Melalui program beasiswa ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama jajaran terkait berkomitmen untuk terus menyediakan ruang dan kesempatan belajar yang berkualitas, merata, dan terjangkau bagi seluruh anak bangsa di Jawa Timur. Peningkatan partisipasi sekolah dan siswa diharapkan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.