Media Kampung – Hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur non-domisili untuk jenjang SMP di Kabupaten Jember mencatatkan jumlah pendaftar yang tembus ratusan. Dinas Pendidikan Kabupaten Jember melaporkan bahwa hingga pukul 09.30 WIB, sebanyak 900 calon peserta didik telah mendaftar di 94 SMP negeri.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Jember, Muhammad Ridoi, mengungkapkan bahwa pendaftaran dibuka mulai Senin (8/6/2026) dan akan berlangsung hingga 10 Juni 2026. Tahap pertama SPMB tahun ini mencakup tiga jalur: prestasi, afirmasi, dan mutasi. Daya tampung total SMP negeri di Jember pada tahun ajaran 2026 mencapai 15.948 siswa, dengan alokasi 50 persen untuk jalur non-domisili.
Dari total pendaftar pagi itu, sekitar 300 di antaranya memilih jalur prestasi, yang menjadi salah satu jalur paling diminati. Jalur prestasi mengakomodasi capaian akademik maupun non-akademik. Untuk prestasi akademik, pendaftar dapat menggunakan bukti kejuaraan, nilai rapor, atau hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA). Sementara untuk non-akademik, calon peserta didik dapat melampirkan sertifikat prestasi selama di sekolah dasar.
Jalur afirmasi diperuntukkan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu dengan melampirkan bukti kepesertaan program sosial seperti KIP, KKS, PKH, atau dokumen pendukung lainnya. Sedangkan jalur mutasi diperuntukkan bagi peserta didik yang mengikuti perpindahan tugas orang tua.
Ridoi memastikan pelaksanaan hari pertama berjalan lancar tanpa kendala berarti. Sebelumnya, Dinas Pendidikan telah melakukan sosialisasi kepada sekolah dan masyarakat sejak awal Mei serta melakukan simulasi sistem bersama seluruh SMP negeri. Ia mengimbau masyarakat untuk memilih jalur sesuai dokumen yang dimiliki dan memastikan persyaratan lengkap agar proses pendaftaran berjalan lancar.
Setelah tahap jalur non-domisili berakhir, SPMB akan dilanjutkan dengan jalur domisili yang dijadwalkan pada 22 hingga 24 Juni 2026.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.




