Media Kampung – Pelajar Banjarmasin beradu argumentasi dalam ajang Competitive Debate of Law yang digelar Fakultas Hukum Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari pada Sabtu, 6 Juni 2026. Kompetisi debat hukum ini diikuti delapan tim dari berbagai SMA sederajat se-Kota Banjarmasin, menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan memahami persoalan hukum yang dekat dengan kehidupan pelajar.

Ketua Pelaksana Denny Permana menyebutkan peserta berasal dari sejumlah sekolah, antara lain Rater Don Bosco, Al Mazaya Islamic School, SMAN 8 Banjarmasin, SMA Muhammadiyah 1 Banjarmasin, SMAN 2 Banjarmasin, dan SMAN 5 Banjarmasin. Beberapa sekolah bahkan mengirimkan lebih dari satu tim untuk berkompetisi.

Dalam perlombaan tersebut, para peserta memperdebatkan sejumlah isu hukum aktual di lingkungan pendidikan. Salah satu mosi yang dibahas adalah apakah sekolah harus bertanggung jawab secara hukum atas tindakan kekerasan antarsiswa yang terjadi di luar jam sekolah namun masih berkaitan dengan lingkungan sekolah. Selain itu, peserta juga mendiskusikan mosi mengenai sekolah negeri yang menerapkan aturan berpakaian berbasis agama tertentu, apakah hal tersebut melanggar prinsip netralitas negara dalam pendidikan publik.

Mosi lainnya mengangkat persoalan hak siswa yang dikeluarkan dari sekolah akibat pelanggaran tata tertib untuk mengajukan banding secara hukum kepada dinas pendidikan, serta kewenangan sekolah memberikan sanksi kepada siswa atas tindakan di luar sekolah yang dianggap mencemarkan nama baik lembaga pendidikan.

Dekan Fakultas Hukum UNISKA MAB, Dr. Afif Khalid, mengatakan kegiatan ini merupakan upaya memperkenalkan dasar-dasar hukum kepada generasi muda sejak dini. Menurutnya, hukum tidak seharusnya ditakuti, melainkan dipahami sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai sarana edukasi sekaligus menumbuhkan minat pelajar terhadap dunia hukum dan penegakan keadilan di Indonesia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.