Media Kampung, Lebak – Program Adiwiyata sebagai inisiatif sekolah berbudaya lingkungan di Kabupaten Lebak masih berjalan lambat. Dari total 1.375 sekolah mulai dari jenjang SD hingga SMA, hanya 38 sekolah yang menerapkan Program Adiwiyata hingga tahun 2025. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas sekolah, yaitu 1.337 sekolah, belum mengimplementasikan program tersebut.
Data dan Pencapaian Program Adiwiyata
Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak, Eric Kusuma, menyampaikan bahwa capaian ini masih jauh dari harapan. Dari 38 sekolah yang sudah menjalankan program, sebanyak 18 sekolah mendapatkan predikat Adiwiyata tingkat kabupaten, 18 sekolah tingkat provinsi, dan hanya 2 sekolah yang berhasil meraih tingkat nasional.
Peran Sekolah dalam Pembentukan Karakter Lingkungan
Menurut Eric, sekolah memegang peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang peduli lingkungan. Program Adiwiyata tidak hanya mengajarkan teori, melainkan juga membangun kebiasaan menjaga lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Sekolah menjadi tempat belajar sekaligus tempat membentuk karakter peserta didik agar memiliki kesadaran dan tanggung jawab terhadap pelestarian lingkungan.
Integrasi Nilai Pelestarian Lingkungan
Melalui Program Adiwiyata, nilai-nilai pelestarian lingkungan diintegrasikan ke dalam seluruh aktivitas pendidikan, mulai dari proses pembelajaran hingga pengelolaan lingkungan sekolah. Program ini diluncurkan sejak tahun 2006 oleh Kementerian Lingkungan Hidup bersama Kementerian Pendidikan dengan tujuan mencetak generasi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan serta menciptakan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman.
Tantangan dan Kendala di Kabupaten Lebak
Meski Kabupaten Lebak memiliki kekayaan sumber daya alam dan keanekaragaman hayati yang besar, pengembangan Program Adiwiyata masih menghadapi sejumlah kendala. Beberapa tantangan yang dihadapi antara lain rendahnya kesadaran sebagian warga sekolah, keterbatasan sarana pendukung, serta perlunya pendampingan yang berkelanjutan agar budaya peduli lingkungan dapat tumbuh dengan baik.
Harapan untuk Perluasan Program
Eric Kusuma berharap semakin banyak sekolah di Kabupaten Lebak yang dapat mengikuti Program Adiwiyata. Dengan demikian, budaya menjaga lingkungan tidak hanya tumbuh di lingkungan sekolah, tetapi juga terbawa hingga ke rumah dan masyarakat luas. Pembiasaan menjaga lingkungan di sekolah diharapkan menjadi bagian dari perilaku peserta didik di mana pun mereka berada.












