Media Kampung – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Krian memberikan dukungan nyata terhadap pendidikan digital dengan menyalurkan 17 unit komputer kepada MI Ar-Rosyad Simogirang di Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo. Penyerahan perangkat tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli yang bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi di sekolah.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Pemimpin Branch Office BRI Kanca Krian, Bastian Nur Ardiansyah, pada Rabu, 26 November 2025. Dalam kesempatan itu, Bastian menekankan harapannya agar komputer yang diberikan dapat menunjang proses belajar mengajar serta meningkatkan literasi digital para siswa di tengah kemajuan teknologi yang semakin pesat.

Bastian menyampaikan bahwa program BRI Peduli merupakan bentuk ungkapan rasa syukur dan kepedulian insan BRILiaN kepada masyarakat luas. Ia menambahkan bahwa kegiatan berbagi ini menjadi bagian dari nilai kebersamaan yang terus dijalankan oleh BRI melalui berbagai program sosial yang menyentuh kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Lebih jauh, Bastian menjelaskan bahwa pemberian bantuan komputer ini sekaligus memperkuat komitmen BRI dalam mendukung sektor pendidikan serta memperkokoh peranan perusahaan sebagai pilar penting ekonomi nasional. Menurutnya, investasi di bidang pendidikan digital sangat penting untuk menghadapi tantangan era teknologi yang terus berkembang.

Pihak MI Ar-Rosyad Simogirang menyambut dengan antusias bantuan yang diberikan. Sekolah mengakui bahwa fasilitas komputer sangat dibutuhkan untuk mendukung kegiatan pembelajaran yang semakin banyak menggunakan teknologi digital. Dengan tambahan perangkat tersebut, sekolah berharap siswa dapat lebih mudah mengenal teknologi sejak dini dan memperbesar peluang mereka mengembangkan kemampuan digital yang esensial di masa depan.

Langkah BRI Krian ini menjadi contoh konkret kontribusi sektor swasta dalam mendukung kemajuan pendidikan di daerah. Pihak sekolah kini memiliki sarana yang memadai untuk mengintegrasikan teknologi dalam proses belajar sehingga kualitas pendidikan dapat meningkat dan siswa lebih siap menghadapi perkembangan zaman.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.