Media Kampung – EVOS Divine berhasil mengamankan tiket menuju babak Grand Finals Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Spring, yang akan digelar di Ho Chi Minh City, Vietnam. Keberhasilan ini menjadi pencapaian penting bagi tim esports asal Indonesia tersebut, setelah persaingan ketat selama babak knockout pada pertengahan Mei 2026.
Babak penentuan yang berlangsung secara daring dari tanggal 15 hingga 17 Mei 2026 mempertemukan sejumlah tim terbaik di kawasan Asia Tenggara untuk memperebutkan enam tiket terakhir menuju Grand Finals. EVOS Divine tampil sebagai wakil Indonesia terakhir yang berhasil lolos, menyusul Bigetron by Vitality dan RRQ Kazu yang lebih dulu memastikan tempat di babak puncak.
Dalam pekan knockout, EVOS Divine menempati posisi keenam dengan raihan 211 poin, unggul 24 poin dari tim HEAVY yang berada tepat di bawahnya. Meskipun sempat menghadapi tekanan dan ancaman eliminasi, tim ini mampu mempertahankan performa dan menunjukkan semangat juang yang kuat hingga akhir pertandingan.
Kompetisi yang berlangsung sangat ketat ini membuat EVOS Divine harus berjuang keras, terutama menghadapi rival-rival asal Vietnam seperti P Esports, HEAVY, dan WAG yang terus menempel perolehan poin mereka. Pada hari terakhir, EVOS Divine sempat terlempar dari zona enam besar, namun kegagalan HEAVY memanfaatkan peluang membuat EVOS tetap berada di posisi yang aman untuk lolos.
Pemain EVOS Divine, Rasyah Rasyid, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian tim yang berhasil melaju ke Grand Finals. Ia juga menilai musim FFWS SEA 2026 Spring ini memberikan banyak pelajaran berharga bagi seluruh anggota tim. “Alhamdulillah, EVOS Divine berhasil membuktikan kalau tim ini layak lolos ke Grand Finals. Musim ini menjadi pelajaran yang sangat besar buat saya dan seluruh pemain,” ujar Rasyah usai pertandingan.
Rasyah menambahkan bahwa status mereka sebagai juara Esports World Cup (EWC) 2025 tidak membuat perjalanan menjadi lebih mudah. Menurutnya, masih banyak aspek yang perlu diperbaiki agar bisa tampil maksimal di Grand Finals nanti.
Sementara itu, tim ONIC harus mengubur harapan untuk lolos ke babak Grand Finals setelah finis di peringkat kesepuluh dengan total 135 poin sepanjang babak knockout. Kegagalan ini berarti ONIC tidak akan ikut serta dalam EWC 2026 Free Fire, melanjutkan catatan mereka yang juga gagal lolos pada FFWS SEA 2024 Fall. Pemain ONIC, Adam Ramdani, menyatakan kekecewaannya karena target tim sejak awal adalah mempertahankan gelar juara dan berlaga di EWC 2026.
Di sisi lain, Shadow Esports menutup klasemen dengan perolehan 119 poin dan harus terdegradasi ke kompetisi domestik FFNS 2026 Fall musim depan. Hasil ini menjadi tantangan bagi mereka untuk kembali bangkit di musim yang akan datang.
Dengan lolosnya EVOS Divine ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Spring, Indonesia masih mempunyai wakil yang berpeluang besar untuk mengukir prestasi di ajang internasional tersebut. Persaingan yang semakin ketat diprediksi akan berlangsung di Vietnam nanti, dimana tim-tim terbaik dari Asia Tenggara akan saling beradu strategi dan kemampuan demi meraih gelar juara.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan