Media Kampung – Emulator Nintendo 64 RMG-K baru-baru ini mendapatkan pembaruan yang menghadirkan fitur rollback netcode untuk seluruh perpustakaan game yang ada. Fitur ini memungkinkan pengalaman bermain multiplayer online yang lebih responsif dan minim delay dibandingkan metode netcode sebelumnya.

Rollback netcode merupakan teknologi yang secara signifikan mengurangi input delay dalam permainan multiplayer online, terutama pada game dengan reaksi cepat. Berbeda dengan netcode berbasis delay yang menunggu input dari semua pemain sebelum menampilkan aksi di layar, rollback netcode memprediksi input pemain dan melakukan koreksi jika prediksi tersebut salah. Hasilnya adalah pengalaman bermain yang terasa jauh lebih lancar dan responsif.

Pengembang emulator RMG-K, CigNus, menyatakan bahwa penerapan rollback netcode ini saat ini hanya mendukung sesi dua pemain. Dalam sebuah video yang diunggah oleh pengguna Bluesky dengan nama Grasluu00, terlihat demonstrasi fitur rollback netcode pada permainan GoldenEye. Ia menyebutkan bahwa input delay berhasil dikurangi secara signifikan, dari sebelumnya 9 frame menjadi hanya 4 frame saat bermain dari Spanyol ke Australia.

Implementasi rollback netcode pada RMG-K menggunakan kerangka kerja GekkoNet yang dikembangkan oleh Heat. Framework ini juga digunakan dalam proyek pengembangan game fan-made untuk porting Street Fighter 3: 3rd Strike dari PS2 ke PC. Programmer NyxTheShield yang turut serta dalam pengembangan rollback netcode pada RMG-K mengungkapkan bahwa GekkoNet “melakukan sebagian besar pekerjaan” dan proses penambahan rollback netcode “sebenarnya tidak terlalu sulit”.

Video gameplay Smash 64 yang menggunakan rollback netcode juga telah dipublikasikan oleh NyxTheShield, menampilkan kinerja yang mulus dan lancar dalam permainan. Meskipun rollback netcode ini membawa peningkatan signifikan, terdapat kontroversi terkait penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam pengembangan kode emulator ini. Pengguna bernama Rosalie241 yang diduga sebagai pembuat asli emulator RMG mengkritik penggunaan AI dalam modifikasi kode oleh RMG-K, menilai hal tersebut kurang etis karena dilakukan tanpa kontribusi langsung dari pembuat asli dan disertai tombol donasi.

Pengembang RMG-K sendiri telah mengonfirmasi penggunaan AI sebagai alat bantu dalam proses coding, termasuk dalam pengembangan fitur rollback netcode ini. Mereka menegaskan bahwa AI digunakan sebagai asisten otomatisasi dalam alur kerja pengembangan, bukan sebagai pengganti sepenuhnya.

Dengan hadirnya rollback netcode pada emulator Nintendo 64 RMG-K, para penggemar game klasik kini dapat menikmati pengalaman multiplayer online yang lebih seru dan minim gangguan. Meskipun masih terbatas untuk dua pemain, inovasi ini membuka peluang baru dalam menikmati game lawas dengan kualitas koneksi yang jauh lebih baik dari sebelumnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.