Media Kampung – Rangkaian turnamen H3RO Esports 6.0 yang diselenggarakan oleh Indosat Ooredoo Hutchison lewat brand Tri telah resmi berakhir dengan hasil menggembirakan, menghadirkan ribuan potensi talenta esports dari berbagai daerah di Indonesia. Program ini kembali menunjukkan komitmennya sebagai salah satu platform pembinaan pemain esports terbesar dan terpercaya di Tanah Air.
Selama enam tahun terakhir, H3RO Esports telah melibatkan lebih dari 42.000 peserta dari seluruh penjuru Indonesia. Pada penyelenggaraan ke-6 tahun 2025 ini, tercatat 2.786 rookie terverifikasi mengikuti proses seleksi ketat yang dirancang bersama tim profesional. Seleksi dimulai dari turnamen H3RO Rookie yang memilih 210 pemain terbaik, dilanjutkan dengan serangkaian tes kognitif, durability, hingga penilaian in-game oleh tim RRQ dan HFX. Dari proses ini, terpilih 20 pemain yang kemudian mengikuti tahap Scrimmage Showcase, psikotes, serta tes IQ dan EQ untuk menentukan tiga rookie terbaik dari masing-masing tim profesional yang dinilai siap bersaing secara profesional.
Indosat Ooredoo Hutchison juga mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan berupa CoachGPT berbasis ChatGPT untuk mendukung penilaian performa para pemain secara lebih objektif dan data-driven. Hal ini menunjukkan inovasi dalam proses pengembangan talenta esports yang semakin modern dan sistematis.
H3RO Esports telah menghasilkan para pemain yang berprestasi di level nasional maupun internasional, beberapa di antaranya berkontribusi dalam ajang Road to Seleknas – IESF World Esports Championship. Prestasi membanggakan diraih oleh tim-tim besar Indonesia seperti EVOS yang meraih medali emas di cabang Mobile Legends, Kuda Terbang yang masuk peringkat lima dunia di PUBG Mobile, Bigetron dengan medali perak Mobile Legends, serta ONIC yang membawa pulang medali perunggu Mobile Legends di kejuaraan dunia tersebut.
Keberhasilan ini didukung oleh kolaborasi strategis dengan berbagai pihak dalam ekosistem esports, termasuk PBESI sebagai induk organisasi esports nasional di bawah KONI, AVGI yang menguatkan industri dan komunitas gaming, serta platform Garudaku yang mendukung program-program pembinaan atlet. Mitra media seperti Revival TV, Vidio, dan TikTok Live turut memperluas jangkauan audiens, sementara UniPin memudahkan transaksi dalam ekosistem gaming.
Director and Chief Growth Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Apoorva Mehrotra, menyampaikan bahwa antusiasme generasi muda terhadap esports terus meningkat setiap tahun. Ia menegaskan bahwa H3RO Esports telah berkembang dari sekadar turnamen menjadi ekosistem pembinaan yang lengkap, mulai dari seleksi, pelatihan bersama tim profesional, hingga pendampingan untuk mempersiapkan pemain menuju kompetisi nasional dan internasional.
Rangkaian H3RO Esports 6.0 telah sukses menjangkau lebih dari 165 juta penonton melalui siaran langsung, menjadi salah satu tayangan dengan jumlah penonton terbanyak serta empat kali trending di YouTube. Puncak acara berlangsung melalui Scrimmage Showcase Livestream yang menarik lebih dari satu juta penonton dan diiringi berbagai aktivitas interaktif bersama komunitas esports.
Selain itu, kampanye digital H3RO Esports 6.0 menunjukkan performa yang kuat dengan capaian 18,4 juta jangkauan, 8,85 juta tayangan, dan lebih dari 300 ribu interaksi. Hal ini mengindikasikan tingginya minat para gamer muda terhadap program pencarian dan pengembangan talenta esports ini.
Para rookie terpilih kini mendapatkan kesempatan mengikuti H3RO Masterclass dan pelatihan intensif di gaming house tim profesional RRQ dan HFX, lengkap dengan pendampingan psikologis untuk mendukung adaptasi mereka dalam lingkungan kompetitif. Kolaborasi antara penyelenggara, tim profesional, dan tenaga ahli menjadikan program From Zero to H3RO sebagai salah satu inisiatif pembinaan pemain esports muda paling komprehensif di Indonesia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan