Media Kampung – Pemerintah Kabupaten Lebak mulai mengkaji ulang program penanggulangan kemiskinan yang berjalan saat ini. Langkah ini diambil dalam Rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) yang digelar di Aula Bapperida pada Kamis, 11 Juni 2026.
Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah memimpin langsung rapat yang membahas penguatan koordinasi antarinstansi. Fokus utama pertemuan adalah sinkronisasi program dan penyusunan strategi yang lebih efektif untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan.
Amir Hamzah menekankan pentingnya keterpaduan program agar bantuan dan intervensi pemerintah tepat sasaran. Menurutnya, pengentasan kemiskinan tidak bisa dilakukan oleh satu perangkat daerah saja, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
“Seluruh perangkat daerah dan stakeholder perlu menyelaraskan program serta kegiatan agar pelaksanaannya lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Amir Hamzah.
Pemkab Lebak juga meninjau capaian program yang sudah berjalan untuk mengidentifikasi kendala dan peluang perbaikan. Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar penyusunan langkah strategis ke depan.
Melalui forum TKPK, pemerintah daerah berharap kebijakan dan program tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi saling mendukung dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu menekan angka kemiskinan secara berkelanjutan.
Rapat dihadiri Sekretaris Daerah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Plt Asisten Administrasi Umum, kepala perangkat daerah, para camat, Ketua Baznas, dan Ketua Lekraf Kabupaten Lebak.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan