Media Kampung – 09 April 2026 | Abdul Chair resmi dilantik menjadi Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) oleh Gubernur Lalu Muhammad Iqbal dalam sebuah acara di Pendopo Gubernur pada pukul 17.00 WITA.

Pelantikan tersebut menandai berakhirnya masa transisi yang selama hampir empat bulan dipimpin oleh Pelaksana Harian, Lalu Mohammad Faozal dan Budi Herman.

Sebelum penunjukan, sejumlah nama internal seperti Ahsanul Khalik dan Ahmad Saufi sempat menjadi kandidat kuat dalam spekulasi publik.

Namun, pilihan akhirnya berpindah ke figur eksternal yang memiliki rekam jejak nasional, yakni Abdul Chair.

Abdul Chair sebelumnya menjabat sebagai Kepala BPKP Perwakilan Jawa Timur, dengan fokus pada pengawasan keuangan dan tata kelola pemerintahan.

Pengalaman luasnya di BPKP dianggap dapat memperkuat transparansi serta akuntabilitas pengelolaan anggaran di NTB.

Gubernur Iqbal menjelaskan bahwa proses penetapan Sekda memerlukan waktu lama karena jabatan tersebut berada pada tingkat eselon I dan membutuhkan SK langsung dari Presiden.

Ia menambahkan keyakinannya bahwa Abdul Chair akan dapat beradaptasi dengan baik dan memberikan kontribusi positif bagi pemerintahan provinsi.

Dalam sambutannya, Abdul Chair menekankan bahwa langkah awalnya adalah melakukan konsolidasi internal di antara seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ia juga menyampaikan rencana pemetaan menyeluruh terhadap fungsi dan program yang sedang berjalan.

Abdul Chair menegaskan pentingnya agar OPD dapat menyalurkan kebijakan gubernur secara terstruktur dan terukur.

Pilihannya sebagai figur luar daerah menimbulkan harapan bahwa perspektif baru akan mempercepat reformasi birokrasi di NTB.

Pengalaman nasionalnya di bidang pengawasan diharapkan dapat mengurangi praktik korupsi serta meningkatkan efisiensi pelayanan publik.

Pemerintah provinsi sebelumnya sempat mengandalkan pejabat internal yang telah lama berkarier di daerah.

Keputusan ini mengubah dinamika persaingan internal dan menyoroti nilai profesionalitas dalam penempatan jabatan strategis.

Gubernur Iqbal juga memberikan apresiasi kepada pejabat Plh yang telah menjalankan tugas selama masa transisi.

Ia menyebutkan bahwa keberhasilan operasional pemerintahan tetap terjaga berkat kerja keras para pejabat interim.

Abdul Chair menyatakan komitmennya untuk menjaga ritme pemerintahan agar tetap stabil selama masa transisi kepemimpinan.

Ia menambahkan bahwa koordinasi yang efektif antara gubernur dan OPD menjadi kunci utama dalam implementasi program pembangunan.

Penunjukan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap transparansi pengelolaan anggaran daerah.

Para analis politik menilai bahwa penempatan figur eksternal dapat menambah independensi dalam pengambilan keputusan birokrasi.

Namun, beberapa pengamat lokal mengingatkan pentingnya adaptasi cepat terhadap kondisi geografis dan sosial ekonomi NTB.

Abdul Chair mengakui tantangan tersebut dan berjanji akan melakukan kunjungan lapangan secara rutin.

Ia menekankan bahwa pemahaman mendalam tentang karakteristik daerah sangat penting untuk kebijakan yang relevan.

Gubernur Iqbal menegaskan dukungan penuh pemerintah provinsi terhadap langkah-langkah reformasi yang akan diinisiasi oleh Sekda baru.

Ia berharap kolaborasi antara Sekda, Gubernur, dan OPD dapat menghasilkan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan rakyat.

Pelantikan Abdul Chair juga bertepatan dengan agenda percepatan program pembangunan infrastruktur di NTB.

Dengan latar belakang BPKP, ia diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan dana pembangunan serta meminimalkan risiko penyimpangan.

Keputusan ini menutup periode spekulasi panjang mengenai siapa yang akan menduduki jabatan birokrasi tertinggi di provinsi tersebut.

Seluruh pihak terkait kini menantikan implementasi rencana konsolidasi dan pemetaan yang telah dijanjikan.

Jika berhasil, langkah ini dapat menjadi contoh bagi provinsi lain dalam mengintegrasikan profesionalisme nasional ke dalam tata kelola daerah.

Dengan demikian, harapan akan pemerintahan yang lebih bersih, akuntabel, dan efektif semakin kuat di mata masyarakat NTB.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.