Media KampungBahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), melantik pejabat baru di Kementerian ESDM, Dewan Energi Nasional, BPH Migas, dan SKK Migas pada Rabu 6 Mei 2026 sebagai bagian dari perombakan pejabat ESDM untuk mempercepat target energi nasional.

Pelantikan berlangsung di Gedung Chairul Saleh, Kantor Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM, setelah Bahlil menyampaikan hasil penemuan gas raksasa oleh Eni di Kutai, Kalimantan Timur pada Senin 20 April 2026.

Bahlil menegaskan bahwa restrukturisasi jajaran eselon II bertujuan menyehatkan organisasi dan mempercepat pelaksanaan kebijakan yang diinstruksikan Presiden.

“Kita hari ini melakukan pelantikan dalam rangka reorganisasi, dalam rangka penyehatan, dan mencari formulasi tim yang lebih cepatlah. Karena target dari Bapak Presiden sangat besar kepada kita. Jadi, kita melakukan percepatan dengan membuat perubahan rolling-rolling di kementerian,” ujarnya kepada wartawan.

Presiden Prabowo Subianto telah menempatkan target ambisius bagi sektor energi, termasuk pengembangan energi terbarukan, eksplorasi hidrokarbon, dan konservasi energi, yang menuntut kepemimpinan yang lebih gesit.

Berikut ini nama-nama pejabat yang diangkat: Erick Hutrindo menjadi Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Energi dan Sumber Daya Mineral, sementara Rakhmawati ditunjuk sebagai Kepala Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara.

Joko Hadi Wibowo kini menjabat Direktur Teknik dan Lingkungan Minyak dan Gas Bumi, dan Totoh Abdul Fatah mengisi posisi Sekretaris Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara.

Asep Kurnia Permana diangkat Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara, sedangkan Hendra Iswahyudi menjadi Direktur Penerimaan Mineral dan Batubara.

Priatin Hadi Wijaya menduduki jabatan Direktur Panas Bumi, dan Noor Arifin Muhammad memimpin Direktorat Bioenergi.

Gigih Udi Atmo mengambil alih Direktur Konservasi Energi, sementara Tony Susandy menjadi Direktur Energi Terbarukan.

Ryllo Ashuri Panay ditetapkan sebagai Direktur Penanganan Aset Barang Bukti, dan Yunus Saefulhak menjabat Inspektur II.

Siti Sumilah Rita Susilawati memimpin Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, dan Surya Herjuna menjadi Kepala Balai Besar Survei dan Pemetaan Geologi Kelautan.

Edi Wibowo kini bertanggung jawab atas Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi, sedangkan Bayu Nugroho memimpin Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral, dan Batubara.

Sumartono mengisi Kepala Biro Fasilitasi Kebijakan Energi dan Persidangan Sekretariat Jenderal Dewan Energi Nasional, dan Chrisnawan Anditya menjadi Direktur Bahan Bakar Minyak BPH Migas.

Terakhir, Surya Widyantoro diangkat Deputi Eksploitasi SKK Migas, menandai langkah strategis pemerintah dalam mengoptimalkan produksi migas domestik.

Pengangkatan ini diharapkan menambah sinergi antar lembaga energi, memperkuat koordinasi kebijakan, serta mempercepat realisasi program nasional dalam rangka mencapai kemandirian energi.

Hingga saat ini, Bahlil belum mengumumkan rincian agenda selanjutnya, namun indikasi kuat bahwa restrukturisasi akan diikuti dengan peluncuran inisiatif baru di sektor energi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.