Media Kampung – Libur sekolah membawa dampak positif terhadap kunjungan wisata di kawasan Rembangan, Kabupaten Jember. Selama sembilan hari masa liburan, jumlah wisatawan yang datang meningkat signifikan dibanding hari biasa, terutama pada akhir pekan.

Koordinator Wisata UPTD Rembangan Jember, Budianto, mengatakan sejak 20 hingga 28 Juni 2026 kawasan wisata Rembangan dikunjungi sebanyak 1.879 wisatawan. “Alhamdulillah selama periode libur sekolah ini operasional wisata Rembangan berjalan aman, lancar, dan kondusif. Total kunjungan mencapai 1.879 wisatawan,” ujarnya, Senin (29/6/2026).

Lonjakan kunjungan paling tinggi terjadi pada akhir pekan. Pada Minggu, rata-rata jumlah pengunjung mencapai 386 hingga 430 orang per hari. Sementara pada hari kerja, kunjungan berada di kisaran 86 hingga 248 wisatawan per hari. Angka tersebut lebih tinggi dibanding hari biasa di luar masa libur sekolah yang rata-rata hanya sekitar 286 pengunjung per hari.

Mayoritas wisatawan masih didominasi keluarga dari Kabupaten Jember, Bondowoso, dan Lumajang yang memanfaatkan libur sekolah untuk berwisata bersama anak. “Kolam renang masih menjadi daya tarik utama, terutama bagi anak-anak dan keluarga yang datang ke Rembangan selama masa liburan,” katanya.

Tidak hanya jumlah pengunjung, tingkat hunian hotel dan vila di kawasan wisata Rembangan juga mengalami peningkatan. Selama akhir pekan, okupansi kamar mencapai sekitar 60 persen. Untuk menjaga kenyamanan pengunjung, pengelola tetap melakukan perawatan fasilitas secara rutin, termasuk menguras kolam renang setiap hari Senin meski berada di tengah masa libur sekolah.

Budianto berharap, tren peningkatan kunjungan dapat terus berlanjut hingga akhir liburan sekolah dengan tetap didukung pelayanan dan fasilitas yang nyaman bagi wisatawan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.