Media Kampung – GAC memperkenalkan Aion UT Cross di Paris Motor Show 2026. Merek China tersebut menghadirkan hatchback listrik dengan tampilan lebih tangguh, melalui sentuhan desain crossover dan peningkatan sektor suspensi. Model ini dikembangkan oleh Milan Design Center untuk pasar Eropa, sekaligus memperluas pilihan kendaraan listrik Aion.
Dibandingkan versi biasa, UT Cross memiliki tinggi suspensi tambahan 20 mm, lengkap dengan cladding plastik hitam dof, roof rail, aksen perak pada bumper depan, serta atap dengan kombinasi warna kontras. Tampilan eksteriornya juga diperkuat pelek dengan desain baru dan ban berukuran lebar 225 mm. Suspensi mendapat penyetelan khusus untuk menyesuaikan karakter jalan di Eropa, sementara jarak terendah ke tanah mencapai 147 mm saat kendaraan membawa beban penuh.
Dari sisi performa, Aion UT Cross menggunakan penggerak listrik dengan baterai Magazine yang mendukung pengisian cepat. GAC mengklaim jarak tempuh hingga 400 km berdasarkan standar WLTP, dengan waktu pengisian baterai dari 30 hingga 80 persen sekitar 24 menit.
Kabin Tidak Banyak Berubah
Kabin mobil ini masih mempertahankan tata letak Aion UT standar dengan kombinasi warna hitam, abu-abu, putih, dan oranye. Kapasitas bagasinya mencapai 440 liter, memiliki 24 ruang penyimpanan kabin serta kursi belakang yang dapat dilipat rata lantai. Untuk keselamatan, Aion UT Cross dibekali tujuh airbag, termasuk airbag tirai samping sepanjang 2,1 meter. Struktur bodinya juga menggunakan baja berkekuatan tinggi dengan proporsi 71 persen.
Di Inggris, Aion berencana menghadirkan UT Cross pada 2027 sebagai bagian dari strategi memperluas jajaran produknya menjadi delapan model pada 2030. Aion UT Cross ini diharapkan juga akan hadir di Indonesia.














