Media Kampung, Jakarta – PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli) mengandalkan sejumlah momentum belanja pada paruh kedua 2026 untuk menjaga kinerja bisnis hingga akhir tahun. Salah satunya adalah momentum pemesanan awal iPhone 18. CEO Co-Founder Blibli, Kusumo Martanto, menyatakan bahwa momentum tersebut menjadi peluang bagi perusahaan untuk mendorong aktivitas belanja konsumen pada semester II 2026. “Kami akan memanfaatkan semua momentum yang ada di Semester II 2026. Mungkin saya bisa share beberapa contohnya seperti pre-order dengan iPhone 18,” kata Kusumo dalam paparan kinerja Blibli yang digelar secara daring, Rabu (14/10/2023).
Selain itu, untuk mendorong kinerja perusahaan, Kusumo juga menyebutkan bahwa Blibli akan memanfaatkan momentum Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) hingga periode libur akhir tahun. “Kemudian nanti akan ada Harbolnas dan liputan akhir tahun. Ini semua momentum-momentum ini akan memberikan dampak positif,” imbuhnya.
Blibli juga mengandalkan peningkatan kontribusi toko fisik dan produktivitas gerai untuk mendukung kinerja perusahaan. Pertumbuhan penjualan toko yang sama atau same-store sales growth (SSSG) menjadi salah satu indikator yang diperhatikan perusahaan. Blibli akan melanjutkan disiplin biaya serta mengoptimalkan layanan bernilai tambah atau value-added services (VAS). Integrasi kanal penjualan daring dan luring melalui strategi omnichannel serta program loyalitas pelanggan diharapkan dapat mendukung tren kinerja perusahaan hingga akhir tahun.
“Kami berharap kita bisa terus mempertahankan tren kinerja yang positif hingga akhir tahun. Dan juga menjaga kualitas pertumbuhan serta kami harus terus berdisiplin dalam mengeksekusi semua strategi atau plan yang kami sudah terapkan,” jelasnya. Pada semester I 2026, perusahaan mencatat pendapatan Rp 14,8 triliun, naik dari Rp 9,59 triliun pada semester I 2025. Blibli menargetkan peningkatan pendapatan neto konsolidasian sebesar 15-20 persen sepanjang 2026.














