Media Kampung – Aktor Hollywood Jason Momoa kembali membuat gempar dunia otomotif dengan modifikasi gila pada moge Harley-Davidson berusia 100 tahun. Bekerja sama dengan spesialis konversi EV asal Inggris, Electrogenic, Momoa mengubah motor legendaris tersebut menjadi kendaraan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Dalam musim kedua serial dokumenternya, Momoa memamerkan lima kendaraan koleksinya yang telah dimodifikasi. Salah satu yang paling mencolok adalah perubahan radikal pada Harley-Davidson yang sudah berusia seabad.
Electrogenic menggarap tiga sepeda motor antik milik Momoa, dua di antaranya adalah Harley-Davidson Model JD rilisan 1924 dan 1927. Alih-alih mencopot total mesin konvensional, mereka justru mempertahankan mesin dua silinder 74 ci asli pabrik yang bertenaga 20 dk.
Mereka kemudian menanamkan motor listrik hub Maeving berkekuatan 15 dk pada roda belakang, yang mampu memproduksi torsi instan sebesar 260 Nm. Dengan sistem ini, Momoa bisa memilih tiga mode berkendara secara fleksibel melalui sakelar di setang: bensin murni, listrik murni, atau kombinasi keduanya (hybrid).
Menariknya, motor listrik juga berfungsi sebagai electric starter, menyembuhkan masalah klasik moge jadul yang terkenal keras dan sulit saat di-kick start. Sementara itu, motor ketiga, sebuah Harley-Davidson Model FD 1921, terpaksa dirombak total menjadi motor listrik murni karena mesin aslinya sudah rusak parah dan tidak bisa diperbaiki.
Ketiga motor ini dibekali baterai copotan berkapasitas 2,7 kWh yang disembunyikan rapi di dalam tas sespan (pannier) kulit bergaya periodik. Dalam mode listrik penuh, moge bisa menjelajah hingga lebih dari 80 km. Demi keselamatan, sistem pengereman tromol kuno juga diupgrade menggunakan rem cakram modern.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan