Media Kampung – MG Motor resmi meluncurkan dua mobil listrik premium, MG IM5 dan MG IM6, di pasar Jerman pada Juli 2026. Kedua model ini mengusung platform ‘Intelligence in Motion’ (IM) milik SAIC dan menargetkan segmen yang lebih tinggi dibandingkan model MG sebelumnya seperti MG4 atau MG S6 EV.

MG IM5 adalah sedan listrik sepanjang hampir lima meter, sedangkan MG IM6 merupakan SUV coupé. Keduanya dibangun di atas arsitektur 800-volt yang memungkinkan pengisian daya cepat dan efisien. MG mengklaim teknologi ini menghubungkan motor, baterai, perangkat lunak, dan sistem bantuan pengemudi secara terintegrasi.

Varian dan Spesifikasi MG IM5

MG IM5 tersedia dalam tiga varian. Varian Standard Range memiliki daya 217 kW (295 hp), baterai 75 kWh, dan jarak tempuh hingga 490 km WLTP. Varian Long Range menghasilkan 300 kW (408 hp) dengan baterai 100 kWh dan jarak tempuh hingga 710 km. Varian Performance mencapai 553 kW (752 hp) dengan all-wheel drive dan jarak tempuh 575 km.

MG IM6: SUV Coupé dengan Baterai Besar

MG IM6 hanya tersedia dengan baterai 100 kWh, dengan pilihan rear-wheel drive atau all-wheel drive. Jarak tempuh dan akselerasinya sedikit lebih rendah dari IM5 karena bobot dan ukuran yang lebih besar. Namun, IM6 menawarkan ruang kargo hingga 1.640 liter, menjadikannya pilihan ideal untuk keluarga.

Fitur Unggulan dan Harga

Kedua model dilengkapi全景 layar 26,3 inci, sistem audio 20 speaker, pompa panas, pengisian nirkabel, kursi berpemanas dan berventilasi, serta all-wheel steering. Fitur ini memungkinkan radius putar hanya 9,98 meter pada IM5 dan mode ‘Crab Mode’ untuk gerakan diagonal.

Harga resmi di Jerman belum diumumkan, namun di Inggris MG IM5 dibanderol mulai £40.000 (sekitar Rp800 juta) dan MG IM6 mulai £48.500 (sekitar Rp970 juta). Untuk Jerman, harga diperkirakan mulai €45.000 (sekitar Rp760 juta). Dengan harga tersebut, MG IM5 dan IM6 akan bersaing dengan Tesla Model 3, BYD Seal, Volkswagen ID.7, dan Audi A6 e-tron.

MG berupaya mengubah citranya dari merek murah menjadi merek teknologi. Jika harga dan spesifikasi terwujud, kedua model ini berpotensi memperketat persaingan di pasar mobil listrik Eropa.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.