Media Kampung, Atlanta — Gelandang Timnas Inggris, Jude Bellingham, terlibat insiden kontroversial usai timnya kalah 1-2 dari Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026, Rabu (15/7) waktu setempat. Bellingham kedapatan menampar kepala pemain pengganti Argentina, Valentin Barco, di akhir pertandingan.

Insiden itu dipicu oleh selebrasi Barco yang dinilai berlebihan. Setelah Enzo Fernandez mencetak gol penyeimbang pada menit ke-85, Barco yang tidak bermain dalam laga tersebut justru berlari ke arah pemain Inggris dan bersorak di depan mereka. Rekaman video menunjukkan Barco dengan sengaja merayakan di hadapan para pemain Inggris, bukan bergabung dengan rekan setimnya di sisi lapangan.

Baca juga:

Bellingham yang sudah emosional karena kekalahan langsung bereaksi. Ia mendekati Barco yang sedang bergandengan tangan dengan dua pemain Argentina lainnya, lalu menampar bagian belakang kepalanya. Barco membalas dengan mendorong Bellingham, namun ketegangan mereda setelah pemain lain melerai.

Mantan kiper Inggris Paul Robinson yang menjadi komentator BBC Radio 5 Live mengkritik keras tindakan Barco. Menurutnya, selebrasi seperti itu adalah contoh terburuk sportivitas yang pernah ia lihat di Piala Dunia ini.

Baca juga:

Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Inggris yang sebenarnya sempat unggul melalui gol Anthony Gordon pada babak kedua. Namun, keputusan pelatih Thomas Tuchel yang langsung mengubah formasi menjadi bertahan total justru menjadi bumerang. Argentina memanfaatkan momentum dan berbalik menang lewat gol Fernandez dan Lautaro Martinez.

Usai pertandingan, Bellingham terlihat menangis dipeluk ayahnya, Mark, di tribun. Ia juga mendapat dukungan dari ibunya, Denise, dan pacarnya, Ashlyn Castro. Rekan setimnya, Morgan Rogers, juga turut menghibur.

Baca juga:

Legenda Inggris Paul Gascoigne turut menyoroti taktik Tuchel yang dinilai terlalu defensif. Menurut Gascoigne, mempertahankan keunggulan 1-0 dengan cara seperti itu adalah undangan bagi lawan untuk menyerang.

Sementara itu, Argentina akan meladeni Spanyol pada final Piala Dunia 2026, Minggu (18/7). Inggris harus puas bertanding memperebutkan tempat ketiga melawan Prancis pada Sabtu (17/7).