Media Kampung – João Neves, gelandang muda Portugal yang bersinar di Paris Saint-Germain (PSG), mencuri perhatian saat Piala Dunia 2026. Di balik penampilan impresifnya, terdapat kisah keluarga yang mengharukan. Gol debutnya di Piala Dunia dipersembahkan untuk mendiang ibunya yang meninggal akibat kanker pada 2024, saat Neves masih berusia 19 tahun.
Neves mencetak gol pertamanya untuk Portugal di Piala Dunia 2026 saat melawan Republik Demokratik Kongo di fase grup. Gol tersebut menjadi momen emosional karena ia mempersembahkannya untuk sang ibu. Dalam laga itu, ia juga terpilih sebagai Man of the Match.
Peran ayahnya, Pedro Neves, juga sangat besar dalam perjalanan karier Neves. Pedro selalu hadir di tribun untuk mendukung putranya dan membentuk karakter serta mental Neves sejak kecil. Dukungan konsisten dari sang ayah menjadi fondasi kesuksesan Neves di level klub dan tim nasional.
Selain keluarga, Neves juga mendapat semangat dari Madalena Aragão, yang kerap membagikan momen kebersamaan di media sosial.
Pada Piala Dunia 2026, Portugal tergabung di Grup K bersama Kolombia, Uzbekistan, dan DR Kongo. Setelah hasil imbang 1-1 melawan DR Kongo dan kemenangan 5-0 atas Uzbekistan, Portugal ditahan imbang tanpa gol oleh Kolombia, sehingga finis sebagai runner-up grup. Di babak 32 besar, Portugal menghadapi Kroasia dan menang dramatis 2-1 berkat gol penalti Cristiano Ronaldo dan gol sundulan Gonçalo Ramos di masa tambahan waktu. Neves menjadi starter di laga tersebut, berduet dengan Vitinha di lini tengah.
Kisah João Neves menjadi inspirasi bagi banyak orang, menunjukkan bahwa dedikasi dan dukungan keluarga adalah kunci meraih mimpi di panggung sepak bola dunia.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.























Tinggalkan Balasan