Media Kampung – Manajer Timnas Amerika Serikat (USMNT), Mauricio Pochettino, diprediksi akan melakukan banyak perubahan pada susunan pemain inti saat menghadapi Bosnia & Herzegovina di babak 32 besar Piala Dunia. Pertandingan ini akan digelar setelah USMNT finis sebagai pemuncak Grup D, meski harus mengakui keunggulan Turki 3-2 di laga terakhir fase grup yang tidak menentukan.
Dalam laga kontra Turki, Pochettino melakukan rotasi besar-besaran dengan menurunkan sembilan pemain baru yang sebelumnya belum pernah menjadi starter di turnamen. Langkah ini diambil untuk menjaga kebugaran pemain kunci dan menghindari akumulasi kartu kuning. Meski kalah, Pochettino menganggap hasil tersebut sebagai kemenangan karena tidak ada pemain yang cedera atau terkena skorsing.
Namun, penampilan di laga terakhir memperlihatkan kelemahan pertahanan yang rapuh dan serangan yang kurang tajam. Oleh karena itu, Pochettino harus mengembalikan sebagian besar pemain inti untuk memperbaiki performa tim. Beberapa posisi yang kemungkinan akan berubah antara lain di lini belakang dan lini tengah.
Salah satu pemain yang diprediksi akan kembali menjadi starter adalah bek kanan Sergiño Dest. Dest sebelumnya tidak dimainkan melawan Turki karena rotasi, namun kontribusinya dalam menyerang dan bertahan sangat dibutuhkan melawan Bosnia. Pemain AC Milan ini dikenal memiliki kecepatan dan kemampuan crossing yang bisa menjadi ancaman bagi pertahanan lawan.
Pochettino sendiri menegaskan bahwa target timnya bukan sekadar memenangkan tiga pertandingan grup, melainkan menjadi juara dunia. Ia merasa heran jika ada yang meragukan kepercayaan diri tim setelah finis pertama di grup yang sulit. Kini, fokus USMNT tertuju pada laga melawan Bosnia yang akan menjadi ujian pertama di fase gugur.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.























Tinggalkan Balasan