Media Kampung – Kekalahan 1-2 dari Ekuador pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026 tidak mengubah nasib Jerman yang tetap lolos sebagai juara grup. Namun, hasil tersebut menjadi alarm keras bagi Die Mannschaft menjelang babak 32 besar. Untuk pertama kalinya dalam 12 tahun, Jerman berhasil melaju ke fase gugur, tetapi penampilan mereka masih jauh dari ideal.

Pertahanan Jadi Sorotan Utama

Sektor pertahanan menjadi masalah terbesar yang harus segera dibenahi pelatih Julian Nagelsmann. Jerman selalu kebobolan dalam tiga pertandingan berturut-turut di Piala Dunia 2026. Situasi semakin sulit setelah bek tengah utama Nico Schlotterbeck dipastikan absen hingga akhir turnamen akibat cedera saat melawan Pantai Gading.

Kiper senior Manuel Neuer yang kini berusia 40 tahun juga tidak luput dari sorotan. Beberapa kali lini belakang kehilangan konsentrasi dan melakukan kesalahan mendasar.

Kesalahan Umpan Berulang

Kapten tim Joshua Kimmich menilai penyebab utama masalah adalah terlalu banyak kesalahan saat menguasai bola. “Kami terlalu sering memberikan bola kepada lawan lewat kesalahan umpan. Itu justru membuat mereka semakin percaya diri,” ujar Kimmich. Ia mengingatkan bahwa peluang Jerman masih terbuka, tetapi tim tidak boleh kalah lagi dan harus segera memperbaiki pertahanan.

Musiala Belum Temukan Performa Terbaik

Gelandang muda Jamal Musiala juga belum mampu menunjukkan performa terbaiknya sepanjang turnamen. Ia masih kesulitan menemukan ritme permainan setelah kembali dari cedera patah kaki yang membuatnya absen lebih dari enam bulan. Meski demikian, Nagelsmann diperkirakan tetap memberikan kepercayaan kepadanya.

Musiala menegaskan timnya harus segera belajar dari kekalahan ini. “Kami harus belajar dari kekalahan dan mempersiapkan diri untuk fase terpenting turnamen. Kami tidak boleh lagi melakukan kesalahan seperti ini dan harus memenangkan pertandingan berikutnya,” kata Musiala dikutip dari Reuters.

Nagelsmann Minta Kesabaran

Julian Nagelsmann memahami kritik yang bermunculan, tetapi meminta semua pihak tetap bersabar. “Kami harus lebih sabar dan tidak terlalu sering meninggalkan posisi. Kami percaya kepada semua pemain dalam skuad,” kata Nagelsmann. Ia menegaskan bahwa kekalahan dari Ekuador bukanlah akhir dari segalanya.

Jerman kini harus membenahi pertahanan dan mengurangi kesalahan umpan sebelum menghadapi lawan di babak 32 besar. Jika tidak, mimpi melangkah jauh di Piala Dunia 2026 bisa kandas.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.