Media Kampung – Jepang bersiap menghadapi Belanda di laga perdana Grup F Piala Dunia 2026 di AT&T Stadium, Dallas, Texas, pada hari ini. Dalam skuat Samurai Blue, nama Daizen Maeda menjadi sorotan karena peran vitalnya dalam sistem pressing tinggi yang diterapkan pelatih Hajime Moriyasu.

Penyerang Celtic ini dikenal memiliki etos kerja tanpa lelah yang memungkinkan Jepang memenangkan bola di area lawan dan melancarkan serangan balik cepat. Maeda masuk dalam daftar 26 pemain Jepang yang diumumkan Moriyasu, memperkuat lini depan bersama nama-nama seperti Takefusa Kubo dan Ritsu Doan.

Jepang datang ke turnamen dengan status sebagai salah satu kuda hitam. Mereka mencatat lima kemenangan beruntun sebelum laga ini, termasuk hasil impresif melawan Brasil dan Inggris di pertandingan uji coba. Di sisi lain, Belanda diunggulkan sebagai favorit grup, namun skuat asuhan Ronald Koeman memutuskan tidak menurunkan Memphis Depay sebagai starter.

Dari sisi taktik, Jepang mengandalkan formasi 4-2-3-1 yang kerap berubah menjadi 3-4-3 saat melawan tim kuat. Pertahanan mereka sangat solid dengan hanya kebobolan tiga gol dalam 16 pertandingan kualifikasi. Maeda menjadi ujung tombak dalam skema transisi cepat yang menjadi ciri khas permainan Jepang.

Pertemuan terakhir kedua tim terjadi di Piala Dunia 2010, saat Jepang kalah 0-1. Namun, Moriyasu optimistis timnya bisa membalikkan sejarah. Laga ini menjadi ujian awal bagi ambisi Jepang untuk menembus perempat final untuk pertama kalinya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.