Media Kampung – Jelang laga krusial Grup F Piala Dunia 2026 antara Belanda vs Swedia, penyerang timnas Belanda, Cody Gakpo, memberikan peringatan keras kepada rekan-rekannya. Ia meminta lini pertahanan Oranje untuk mewaspadai pergerakan rekan setimnya di Liverpool, Alexander Isak, yang kini sudah kembali bugar dan menemukan ketajamannya.

Pertandingan Belanda vs Swedia akan digelar pada Minggu, 21 Juni 2026, pukul 00.00 WIB di Houston Stadium. Laga ini menjadi penentu bagi kedua tim setelah hasil berbeda di pertandingan pertama. Belanda hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Jepang, sementara Swedia menang telak 5-1 atas Tunisia.

Ketajaman Alexander Isak Jadi Ancaman Utama

Alexander Isak tampil impresif saat Swedia menghancurkan Tunisia. Ia mencetak satu gol dari total tiga tendangan (dua tepat sasaran), serta memberikan dua assists dan dua operan kunci. Performa ini membuat Gakpo angkat bicara.

“Kami (Liverpool) sangat senang dia telah kembali dan pada akhirnya dia (Isak) fit, dia mencetak beberapa gol dan bermain bagus. Dan jelas dia memulai turnamen ini dengan sangat baik lewat performanya,” ujar Gakpo dikutip dari De Telegraaf.

Penyerang berusia 27 tahun itu sangat memahami kualitas besar yang dimiliki Isak di lini depan. “Saya pikir semua orang tahu seberapa bagusnya dia sebagai pemain. Jadi kami harus benar-benar mengawasinya,” tambahnya.

Evaluasi Taktis demi Poin Penuh

Belanda dituntut meraih kemenangan setelah hasil imbang di laga perdana. Namun, Gakpo enggan menganggap situasi ini sebagai beban atau tekanan tambahan. “Kami tahu bahwa kami harus memenangi pertandingan karena kami ingin lolos dari fase grup. Jelas hasil kemarin sangat bagus untuk Swedia, tetapi kami harus memisahkan hal itu dan fokus pada diri kami sendiri, apa yang bisa kami tingkatkan,” kata Gakpo.

Swedia tengah berada dalam kepercayaan diri tinggi. Lini serang mereka yang dihuni Isak dan Viktor Gyokeres tampil memukau saat mengandaskan Tunisia. Gakpo menegaskan bahwa timnas Belanda akan mengambil pelajaran berharga dari laga pembuka, terutama saat kesulitan membongkar ruang sempit di pertahanan disiplin Jepang.

“Saya pikir kondisinya bisa saja sama, tetapi mungkin taktik Swedia akan sedikit berbeda. Saya pikir kami akan menganalisis hal itu besok,” tutur mantan pemain PSV Eindhoven tersebut.

Sebagai penutup, Gakpo menyatakan timnya akan meracik strategi terbaik demi mengamankan tiga poin. “Kemudian kami juga harus membuat rencana permainan untuk melihat bagaimana kami bisa mencoba menciptakan banyak peluang,” pungkasnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.