Media Kampung – Jakarta – Timnas Inggris akan menghadapi Kroasia pada laga perdana Grup L Piala Dunia 2026, Rabu (17/6/2026) pukul 03.00 WIB di ATT Stadium, Arlington, Dallas, Amerika Serikat. Pertandingan ini menjadi ujian pertama bagi Thomas Tuchel sejak resmi menangani Three Lions, dengan harapan besar untuk mengakhiri penantian gelar juara dunia sejak 1966.
Kroasia bukan lawan asing bagi Inggris. Kedua tim pernah bertemu di semifinal Piala Dunia 2018 yang dimenangkan Kroasia, serta di laga pembuka Euro 2020 yang dimenangkan Inggris. Meski mengalami regenerasi, Kroasia tetap menjadi kekuatan yang diperhitungkan, terbukti dengan capaian semifinal dalam dua edisi Piala Dunia terakhir.
Tuchel meminta para pemainnya untuk menghormati kualitas lawan. Ia menyoroti lini tengah Kroasia yang masih menjadi kekuatan utama, dengan peran vital Mateo Kovacic dan Luka Modric. “Mereka memiliki lini belakang tiga yang sangat kuat dan jantung permainan di tengah,” ujar Tuchel seperti dikutip dari Football Muse.
Menurut Tuchel, Kroasia memiliki organisasi pertahanan yang sangat baik, sehingga Inggris harus tampil disiplin sepanjang pertandingan. “Mereka secara tradisional adalah tim nasional yang kuat dan itulah yang kami hadapi,” tegasnya. Inggris diperkirakan akan menerapkan tekanan tinggi sejak awal untuk mengurangi ruang gerak pemain kreatif lawan.
Pelatih asal Jerman itu membawa ambisi besar: menjadi pelatih pertama yang membawa Inggris menjuarai Piala Dunia sejak 1966. “Saya bangga dipilih federasi untuk memimpin tim menuju Piala Dunia ini. Saya merasakan hubungan dengan negara ini dan budaya olahraga Inggris sejak awal,” ujarnya.
Di sisi lain, pelatih Kroasia Zlatko Dalic mengingatkan timnya terhadap ancaman Harry Kane, striker Inggris yang mencetak 61 gol dalam 51 pertandingan bersama Bayern Munich musim lalu. “Mereka memiliki striker terbaik di dunia, mereka punya Kane dan bisa melakukan banyak hal,” kata Dalic seperti dikutip dari Reuters.
Dalic memastikan Kroasia tidak akan hanya bertahan, tetapi juga berusaha menyerang. “Akan ada situasi bola mati yang sulit, tetapi kami sudah siap. Saya memperkirakan pertandingan hebat dan persiapan bagus untuk laga berikutnya,” ucapnya. Perhatian juga tertuju pada Luka Modric yang berusia 40 tahun dan berpeluang mencatat penampilan ke-199 bersama Kroasia. “Dia sangat berarti, baik sebagai kapten tim maupun sebagai pribadi. Dia adalah tangan kanan saya di lapangan,” kata Dalic.
Pertandingan diperkirakan berlangsung ketat. Inggris unggul dari kedalaman skuad, sedangkan Kroasia mengandalkan pengalaman pemain senior. Lini tengah diprediksi menjadi area krusial yang menentukan jalannya pertandingan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan