Media Kampung – Belanda akan memulai perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Jepang pada laga pembuka Grup F. Pertandingan yang digelar di Dallas Stadium, Arlington, pada 15 Juni 2026 pukul 03.00 WIB ini diprediksi menjadi salah satu duel paling menarik di fase grup.
Grup F dinilai sebagai grup yang sangat kompetitif dan sulit diprediksi. Meski Belanda lebih diunggulkan, Jepang memiliki rekam jejak yang tak kalah mengejutkan. Belanda bertekad mengawali turnamen dengan hasil positif, berbekal kualitas dan kedalaman skuad asuhan Ronald Koeman. Kekuatan terbesar Belanda ada di lini belakang dan tengah, namun konsistensi sektor penyerangan masih menjadi perhatian.
Di sisi lain, Jepang datang dengan status kuda hitam. Tim Samurai Biru menunjukkan performa impresif dalam beberapa bulan terakhir, termasuk mengalahkan Inggris dan Brasil sejak Oktober lalu. Skuat mereka dipenuhi pemain kreatif yang bisa menghadirkan ancaman kapan saja.
Pertandingan diperkirakan berlangsung sengit dengan peluang terbuka bagi kedua tim. Hasil imbang juga bukan kemungkinan yang bisa dikesampingkan. Kedua negara terakhir kali bertemu dalam laga persahabatan tahun 2013 yang berakhir imbang.
Mayoritas prediksi mengarah kepada kemenangan Belanda. Kualitas pertahanan dan lini tengah mereka dianggap mampu mengendalikan jalannya pertandingan. Namun, Jepang tetap memiliki modal besar untuk memberikan perlawanan, dengan semangat kerja keras dan kolektivitas sebagai identitas utama tim asuhan Hajime Moriyasu.
Jepang harus tampil tanpa beberapa pemain penting karena cedera. Gelandang Liverpool, Wataru Endo, gagal pulih dan memilih pensiun dari tim nasional. Kaoru Mitoma dan Takumi Minamino juga tidak masuk skuad untuk turnamen. Absennya beberapa nama besar memaksa Moriyasu menyiapkan alternatif lain. Di lini depan, Takefusa Kubo dan Junya Ito akan mendukung Ayase Ueda, penyerang yang menjadi top skor Eredivisie musim 2025-2026. Kaishu Sano diperkirakan menggantikan peran Endo di sektor tengah, berduet dengan Daichi Kamada dalam formasi 3-4-3. Ritsu Doan kemungkinan dimainkan sebagai bek sayap kanan, sementara Ko Itakura dan Hiroki Ito menjadi andalan di lini pertahanan. Penjaga gawang dipercayakan kepada Zion Suzuki, kiper muda Parma.
Dari kubu Belanda, Jurrien Timber cedera dan Jeremie Frimpong tidak masuk daftar skuad. Denzel Dumfries diprediksi mengisi posisi bek kanan, melengkapi lini belakang bersama Virgil van Dijk dan Jan Paul van Hecke. Micky van de Ven diperkirakan menjadi bek kiri. Bart Verbruggen tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang. Lini tengah Belanda dihuni Ryan Gravenberch, Frenkie de Jong, dan Tijjani Reijnders sebagai motor permainan. Koeman juga memiliki opsi cadangan seperti Teun Koopmeiners, Justin Kluivert, dan Guus Til. Di lini depan, Donyell Malen berpeluang menjadi ujung tombak utama, unggul dari Memphis Depay berkat performa apiknya bersama Roma. Crysencio Summerville juga berpeluang mengisi sektor sayap sejak awal laga, bersama Cody Gakpo dalam trisula serangan.
Prediksi susunan pemain: Jepang (3-4-3): Zion Suzuki; Shogo Taniguchi, Ko Itakura, Hiroki Ito; Ritsu Doan, Daichi Kamada, Kaishu Sano, Keito Nakamura; Takefusa Kubo, Junya Ito; Ayase Ueda. Pelatih: Hajime Moriyasu. Belanda (4-3-3): Bart Verbruggen; Denzel Dumfries, Jan Paul van Hecke, Virgil van Dijk, Micky van de Ven; Frenkie de Jong, Ryan Gravenberch, Tijjani Reijnders; Crysencio Summerville, Donyell Malen, Cody Gakpo. Pelatih: Ronald Koeman.
Jadwal pertandingan: Minggu, 14 Juni 2026 (atau Senin, 15 Juni pk 03.00 WIB) di Dallas Stadium, Arlington.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan