Media Kampung – Pelatih Belanda Ronald Koeman menegaskan bahwa timnya tidak akan meremehkan Maroko di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Meski lolos sebagai juara Grup F dengan catatan produktif, Koeman mengingatkan bahwa pertandingan melawan Maroko akan menjadi ujian berat.
Belanda menutup fase grup dengan kemenangan 3-1 atas Tunisia, mengoleksi tujuh poin dan 10 gol. Namun, satu hal yang menjadi sorotan adalah lini belakang yang kembali kebobolan. Catatan tersebut membuat Belanda kini telah kebobolan dalam tujuh pertandingan beruntun.
Koeman mengakui adanya masalah di sektor pertahanan, seperti posisi pemain yang kurang tepat dan lawan yang tidak terkawal. Meski demikian, ia tidak ingin timnya terlalu terpaku pada statistik negatif tersebut. “Kebobolan adalah bagian dari sepak bola. Di sisi lain, kami sudah mencetak 10 gol hanya dalam tiga pertandingan,” ujarnya dikutip dari Reuters.
Menurut Koeman, masih ada ruang untuk berkembang, baik saat menguasai bola maupun bertahan. Ia berharap para pemain bisa lebih kompak, melakukan transisi lebih cepat, dan menciptakan lebih banyak peluang melalui pergerakan antarlini.
Laga melawan Maroko akan digelar di Monterrey pada Selasa (30/6) pagi WIB. Koeman menegaskan fokus penuh timnya kini tertuju pada duel tersebut. “Saya tidak yakin apakah kami menjadi favorit saat menghadapi Maroko. Kami harus mempersiapkan diri sebaik mungkin,” pungkasnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan