Media Kampung – Keterbatasan pasokan solar bersubsidi memicu antrean panjang kendaraan, terutama truk dan mobil diesel, di sejumlah SPBU di Kabupaten Sidoarjo. Salah satu lokasi yang mengalami lonjakan permintaan adalah SPBU Gedangan, setelah distribusi solar mengalami keterlambatan.

Distribusi Terlambat Dua Hari

Petugas SPBU Gedangan, Firman Adi, mengungkapkan bahwa pasokan solar tidak datang selama dua hari. Pengiriman yang seharusnya dilakukan lebih awal baru tiba pada Kamis malam, sehingga stok yang tersedia langsung diserbu konsumen.

“Selama dua hari pasokan tidak datang. Yang seharusnya dikirim dua hari lalu baru dikirim tadi malam, sehingga stok yang datang langsung habis diserap pembeli,” kata Firman pada Jumat, 26 Juni 2026.

Kendala di Tingkat Distributor

Menurut Firman, keterlambatan distribusi diduga terjadi karena kendala di tingkat distributor. Akibatnya, banyak pengendara yang biasanya mengisi BBM di SPBU lain beralih ke SPBU Gedangan karena masih memiliki stok solar.

“Mayoritas pembeli yang datang bukan pelanggan tetap di sini. Mereka datang karena di tempat lain stoknya kosong,” ujarnya.

Volume Pembelian Meningkat 50 Persen

Firman memperkirakan volume pembelian solar di SPBU Gedangan meningkat sekitar 50 persen dibandingkan hari normal. Lonjakan tersebut menyebabkan antrean kendaraan mengular sejak pagi hingga siang hari.

Harapan Pemulihan

Kondisi ini diharapkan segera teratasi seiring kembali normalnya distribusi solar ke SPBU. Dengan begitu, antrean panjang tidak terus berulang dan aktivitas masyarakat, khususnya pelaku usaha serta pengemudi angkutan barang, tidak terganggu.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.