Media Kampung – Timnas Jerman akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Curacao di Houston Stadium pada Senin, 15 Juni 2026 pukul 00.00 WIB. Laga ini menjadi momentum penting bagi Die Mannschaft yang bertekad meraih kemenangan untuk membangun kepercayaan diri setelah dua edisi terakhir berakhir dengan kekecewaan.

Jerman, yang pernah menjuarai Piala Dunia pada 2014, gagal melewati fase grup pada dua turnamen sebelumnya. Catatan buruk tersebut ingin segera dilupakan oleh skuad asuhan Julian Nagelsmann. Meski tidak dianggap sebagai favorit utama, Jerman tetap optimistis memiliki kualitas untuk melangkah jauh.

Direktur tim nasional Jerman, Rudi Voller, menegaskan bahwa timnya sadar bukan unggulan utama. “Kami bukan termasuk favorit utama, ada tiga atau empat tim lain,” ujar Voller. Ia menambahkan bahwa hasil selain kemenangan atas Curacao bisa menambah tekanan sejak awal turnamen. “Kami tahu betapa pentingnya kemenangan pembuka,” katanya.

Voller menegaskan target Jerman bukan sekadar lolos dari fase grup, melainkan menjadi juara grup dan tampil kuat di fase gugur. “Kami di sini dan ingin menjadi tim yang sulit dikalahkan. Kami ingin memuncaki grup dan kemudian menunjukkan kemampuan kami di babak gugur,” ucapnya. “Tidak ada jaminan bahwa kemenangan di pertandingan pertama akan membuat seluruh turnamen berjalan mudah. Namun kami harus lolos sebagai juara grup, tidak ada perdebatan mengenai hal itu. Itulah tujuan kami.”

Di sisi lain, Curacao datang sebagai tim nonunggulan. Pelatih berpengalaman Dick Advocaat, yang berusia 78 tahun dan akan menjadi pelatih tertua dalam sejarah Piala Dunia, tetap antusias menghadapi salah satu raksasa sepak bola dunia. “Jerman tentu saja menjadi favorit utama di grup ini,” kata Advocaat. “Mereka masih merupakan negara sepak bola yang besar. Memulai dengan melawan Jerman adalah hal yang fantastis.”

Pertandingan ini menjadi pembuka Grup E yang juga dihuni Ekuador dan Pantai Gading. Bagi Jerman, kemenangan atas Curacao adalah harga mati untuk memuluskan langkah menuju fase gugur dan membuktikan bahwa mereka layak diperhitungkan kembali di panggung sepak bola dunia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.