Media KampungArsenal resmi mendatangkan bek timnas Inggris, Ezri Konsa, dari Aston Villa dengan nilai transfer mencapai 50 juta poundsterling plus bonus tambahan. Pemain berusia 28 tahun ini menandatangani kontrak jangka panjang dan mengenakan nomor punggung 15 di skuad The Gunners.

Keunikan Kemampuan Bahasa Ezri Konsa

Konsa memiliki latar belakang budaya yang beragam dan menguasai empat bahasa yaitu Inggris, Prancis, Portugis, dan Lingala, bahasa nasional Republik Demokratik Kongo. Kemampuan bahasa ini sempat dimanfaatkan dalam strategi pertandingan, terutama saat tendangan sudut untuk mengelabui lawan.

Baca juga:

Peran Keluarga dalam Karier Konsa

Keluarga menjadi fondasi utama kesuksesan Konsa. Ia mengenang pengorbanan ayahnya dan dukungan kakaknya yang membimbingnya selama meniti karier sepak bola hingga mencapai level tertinggi di Inggris.

Nomor Punggung dan Warisan di Arsenal

Memilih nomor punggung 15, Konsa mengikuti jejak pemain legendaris seperti Ray Parlour yang juga mengenakan nomor tersebut di Arsenal. Nomor ini memiliki sejarah pencetak gol penting di klub London Utara tersebut.

Baca juga:

Fleksibilitas Posisi Bermain

Walaupun lebih sering berperan sebagai bek tengah, Konsa juga mampu bermain sebagai bek kanan. Dalam tiga musim terakhir, sebagian besar menit bermainnya berada di posisi bek tengah-kanan, yang menjadi salah satu alasan Arsenal memboyongnya.

Kecintaan Sejak Dini pada Sepak Bola

Konsa sudah menunjukkan kecintaannya terhadap sepak bola sejak kecil. Bahkan gurunya memanfaatkan hobi tersebut untuk membantu Konsa memahami pelajaran matematika dengan cara yang lebih menarik dan relevan.

Baca juga:

Pengalaman di Tim Nasional Inggris

Debut Konsa di timnas Inggris terjadi pada 2024 saat melawan Brasil. Ia juga menjadi starter dalam tujuh pertandingan Piala Dunia 2026, turut mencetak gol dalam pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Prancis yang berakhir 6-4.

Perjalanan Karier Bersama Aston Villa

Konsa bergabung dengan Aston Villa pada 2019 setelah satu musim di Brentford. Ia membantu Villa bertahan di Premier League dan berkontribusi membawa klub lolos ke Liga Champions pada 2024 serta meraih gelar Liga Eropa pada 2026, mengakhiri puasa gelar 30 tahun klub tersebut.