Media Kampung, San Jose – San Jose Earthquakes harus menelan pil pahit pada laga pertama mereka setelah jeda Piala Dunia. Bermain di hadapan pendukung sendiri di PayPal Park, Earthquakes dihancurkan Orlando City dengan skor telak 4-0 pada Kamis (22/6) pagi WIB. Kekalahan ini menjadi yang terburuk di era pelatih Bruce Arena.

Bintang anyar Orlando City, Antoine Griezmann, langsung menjadi sorotan. Pemain asal Prancis itu mencetak gol pada debutnya di Major League Soccer (MLS) pada menit ke-48. Gol tersebut sekaligus menjadi gol ke-300 dalam karier klubnya. Griezmann memanfaatkan kesalahan umpan bek kiri San Jose, Jamar Ricketts, lalu melewati satu lawan dan menaklukkan kiper Angus Gunn.

Baca juga:

Kekalahan ini memutus sejumlah rekor defensif San Jose. Sebelum laga ini, Earthquakes belum pernah kebobolan dari situasi bola mati, kebobolan dari luar kotak penalti, atau tertinggal lebih dari satu gol sepanjang musim. Namun, dalam waktu 30 menit, semua rekor itu sirna.

David Brekalo membuka keunggulan Orlando pada menit ketujuh lewat sundulan memanfaatkan tendangan bebas Eduard Atuesta. Ivan Angulo menggandakan keunggulan pada menit ke-29 dengan tembakan keras dari luar kotak penalti. Setelah Griezmann mencetak gol, Braian Ojeda melengkapi pesta Orlando pada menit ke-73 melalui sundulan yang lolos dari sela-sela tubuh Gunn dan tiang dekat.

Bagi San Jose, hasil ini menjadi pukulan berat. Mereka sebelumnya memulai musim dengan catatan terbaik dalam sejarah klub (10-4-2, 32 poin) dan memuncaki klasemen Wilayah Barat bersama Vancouver Whitecaps. Namun, kekalahan ini membuat mereka tertahan di puncak dengan catatan minor.

Baca juga:

Pelatih Bruce Arena tidak menampik penampilan buruk timnya. “Saat Anda kebobolan di awal kedua babak, Anda menggali lubang yang sangat dalam. Kami bermain buruk, tidak ada alasan,” ujar Arena.

Lebih buruk lagi, San Jose harus kehilangan dua pemain kunci untuk laga selanjutnya. Penyerang utama Preston Judd dan kapten Ronaldo Vieira mendapat akumulasi kartu kuning kelima sehingga harus menjalani skorsing. Keduanya dipastikan absen saat Earthquakes menjalani California Clasico melawan LA Galaxy di Stanford Stadium pada hari Sabtu.

Di sisi lain, Orlando City meraih kemenangan yang sangat berarti. Tambahan tiga poin membawa mereka naik ke posisi kesepuluh klasemen Wilayah Timur dengan 17 poin, hanya terpaut dua poin dari zona playoff. Pelatih Martin Perelman memuji performa tim yang kompak. “Meskipun Griezmann menjadi sorotan, ini adalah kemenangan tim. Semua pemain bekerja keras dan menunjukkan kualitas,” kata Perelman.

Baca juga:

Griezmann sendiri bergabung dengan Orlando City setelah kontraknya bersama Atletico Madrid berakhir. Pemain berusia 35 tahun itu telah mencetak 212 gol untuk Atletico, 52 gol untuk Real Sociedad, 35 gol untuk Barcelona, dan kini satu gol untuk Orlando. Debutnya yang impresif memberikan harapan baru bagi Orlando untuk bersaing di papan atas.