Media Kampung – IFK Goteborg akhirnya memutus tren negatif dengan meraih kemenangan kandang pertama mereka musim ini. Pada laga pekan ke-15 Allsvenskan di Gamla Ullevi, Jumat (17/7/2026) malam, tim berjuluk Blavitt itu menundukkan Brommapojkarna (BP) dengan skor 2-1.

Kemenangan ini sangat berarti bagi Goteborg yang sebelumnya terpuruk di zona degradasi. Dengan tambahan tiga poin, mereka kini naik ke peringkat 13 dan meninggalkan posisi play-off degradasi. Sementara BP tertahan di peringkat 11 dengan koleksi 18 poin.

Baca juga:

Jalannya Pertandingan

Babak pertama berjalan ketat. Kedua tim saling jual beli serangan namun belum ada gol tercipta. Titik balik terjadi pada menit ke-33 saat pemain BP, Mads Hansen, mendapat kartu merah langsung setelah dengan sengaja menendang dada Noah Tolf. Wasit Adam Ladebäck tidak ragu mengeluarkan kartu merah setelah berkonsultasi dengan asisten wasit.

Unggul jumlah pemain, Goteborg terus menekan. Pada menit ke-54, tendangan pojok Tobias Heintz disundul oleh bek Rockson Yeboah dan berujung gol. Namun keunggulan tidak bertahan lama. Enam menit kemudian, kesalahan komunikasi di lini belakang Goteborg membuat Oliver Berg dari BP lepas kawalan dan dengan tenang mencungkil bola melewati kiper untuk menyamakan kedudukan 1-1.

Baca juga:

Goteborg terus berusaha dan akhirnya berhasil memastikan kemenangan pada menit ke-78. Pemain pengganti Sebastian Clemmensen menjadi pahlawan dengan mencetak gol penentu kemenangan. Kemenangan ini disambut euforia suporter tuan rumah yang sudah lama menanti kemenangan di kandang.

Sam Larsson Kembali, Langsung Bercanda

Pertandingan ini juga menjadi momen kembalinya Sam Larsson ke klub setelah 14 tahun berkarier di luar negeri. Pemain berusia 33 tahun itu masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua dan mendapat sambutan meriah dari suporter. Dalam wawancara setelah pertandingan, Larsson bercanda soal minimnya fasilitas studio di stadion, menunjukkan suasana santai di ruang ganti.

Baca juga:

Dampak Kemenangan

Kemenangan ini menjadi angin segar bagi pelatih Stefan Billborn yang sebelumnya berada di bawah tekanan. Sebelum laga, Billborn melakukan empat perubahan pada susunan pemain inti dibandingkan kekalahan telak 0-4 dari Malmo FF. Keputusan itu terbukti tepat meski sempat diragukan.

Bagi BP, kekalahan ini merupakan yang kedua beruntun dan membuat mereka gagal meraih kemenangan dalam empat laga terakhir. Pelatih BP harus segera membenahi timnya agar tidak terjerumus ke zona degradasi.