Media Kampung, Penyerang tim nasional Meksiko, Santiago Giménez, mengalami cedera pergelangan kaki kanan saat membela negaranya melawan Inggris pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Cedera yang dialami tergolong keseleo derajat dua dan diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan hingga delapan pekan. Kondisi ini menjadi pukulan berat bagi kariernya di AC Milan, terutama setelah klub baru saja mendatangkan penyerang anyar.

Insiden terjadi pada menit ke-98 pertandingan yang berlangsung di Estadio Azteca, 5 Juli 2026. Giménez berusaha meraih bola lepas, tetapi tekel dari bek Inggris, Djed Spence, menyebabkan kakinya terpuntir. Pelatih Meksiko, Javier Aguirre, mengonfirmasi bahwa cedera tersebut bukan patah tulang, melainkan keseleo. Namun, yang mengkhawatirkan adalah bahwa ini merupakan cedera pada pergelangan kaki yang sama yang pernah dioperasi pada Februari 2026.

Baca juga:

Cedera ini muncul di saat posisi Giménez di AC Milan sedang terancam. AC Milan baru saja merekrut Gonçalo Ramos dari Paris Saint-Germain dengan biaya 75 juta euro. Ramos dikontrak hingga 2031 dan diharapkan menjadi ujung tombak utama di bawah pelatih anyar Ruben Amorim. Amorim, yang baru tiba di Milan, berencana melakukan perombakan besar-besaran terhadap skuad. Ia dikabarkan ingin melepas delapan pemain, termasuk Giménez.

Baca juga:

Menurut laporan dari French Football Weekly, Giménez menjadi salah satu pemain yang akan dijual setelah kedatangan Ramos. Nilai transfernya diperkirakan melebihi 21 juta euro. Selain itu, pemain lain seperti Rafael Leão, Youssouf Fofana, Ruben Loftus-Cheek, dan Fikayo Tomori juga masuk dalam daftar jual. Leão masih dihargai 60 juta euro, sedangkan Loftus-Cheek sekitar 20 juta euro. Fofana, yang kontraknya hingga 2028, diharapkan bisa mendatangkan 25 juta euro.

Baca juga:

Kondisi ini membuat masa depan Giménez di San Siro semakin tidak menentu. Cedera yang dideritanya tidak hanya menghambat persiapan pramusim, tetapi juga memberinya kerugian dalam persaingan memperebutkan tempat utama. Dengan Ramos sebagai rekrutan anyar dan proyek Amorim yang mulai berjalan, Giménez harus berjuang ekstra keras untuk kembali ke performa terbaiknya.