Media Kampung – Penyerang muda Mesir, Hamza Abdel Karim, mengaku tak bisa melukiskan perasaannya setelah dipercaya menggantikan Mohamed Salah saat melawan Belgia di Piala Dunia 2026. Momen tersebut terjadi pada pertandingan pembuka Grup G di Seattle Stadium, Amerika Serikat, Selasa 16 Juni 2026.
Hamza masuk pada babak kedua menggantikan sang kapten, Mohamed Salah. Pergantian itu menjadi sorotan karena Hamza dipercaya mengisi posisi pemain terbaik Mesir dalam satu dekade terakhir. Pelatih Hossam Hassan memberikan kepercayaan kepada pemain muda Barcelona itu untuk mengisi peran Salah.
“Kita harus fokus pada pertandingan berikutnya. Perasaan saya tak terlukiskan setelah masuk menggantikan Mohamed Salah,” kata Hamza kepada BeIN Sports usai laga. Ia menambahkan bahwa pengalaman tersebut menjadi salah satu momen terbesar dalam kariernya.
Meski bahagia, Hamza tetap fokus pada tim. Ia menegaskan target utama Mesir adalah meraih hasil maksimal. Hasil imbang 1-1 melawan Belgia dinilai sebagai modal berharga. Satu poin menjaga peluang Mesir melangkah lebih jauh di turnamen.
Semangat tim tetap tinggi. Kini Mesir mengalihkan fokus ke pertandingan kedua melawan Selandia Baru. Laga itu menjadi kesempatan penting untuk meraih kemenangan pertama Mesir di Piala Dunia. Tiga poin akan membuka peluang besar lolos ke babak 16 besar.
Hamza menjadi salah satu harapan baru di lini depan Mesir. Debutnya melawan Belgia meninggalkan kesan mendalam dan memberi energi segar bagi tim berjuluk The Pharaohs. Langkah pertamanya di Piala Dunia 2026 baru permulaan, namun sudah mencuri perhatian.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan