Media Kampung – Enzo Maresca telah resmi menandatangani kontrak tiga tahun sebagai pelatih baru Manchester City mulai Juni 2026, menggantikan Pep Guardiola yang mengakhiri masa baktinya setelah satu dekade. Keputusan ini menandai babak baru bagi The Citizens di bawah arahan Maresca, yang sebelumnya pernah menjadi bagian staf pelatih klub pada 2020.
Menurut Fabrizio Romano, pakar transfer asal Italia, kontrak Maresca akan berlangsung hingga 2029 dan ia juga akan terlibat penuh dalam strategi transfer klub. Pergantian ini bertepatan dengan masa transisi skuad, yang kemungkinan akan mengalami perubahan signifikan, terutama di lini tengah setelah kemungkinan kepergian Bernardo Silva.
Nama Enzo Fernandez, gelandang Chelsea asal Argentina, langsung menjadi sorotan sebagai target utama Maresca. Hubungan baik keduanya selama di Chelsea, di mana Fernandez berhasil mencatat 15 gol dan 19 assist dalam 79 pertandingan, menjadi alasan kuat Maresca mengincar sang pemain untuk memperkuat lini tengah City. Fernandez dinilai cocok menggantikan peran Rodri yang juga dirumorkan akan hengkang ke Real Madrid musim panas nanti.
Meski masih terikat kontrak jangka panjang di Chelsea hingga 2032, situasi Fernandez di Stamford Bridge mulai berubah, membuka peluang untuk bergabung dengan Manchester City. Namun, Chelsea diperkirakan akan mematok harga tinggi mengingat nilai investasi sebelumnya yang melebihi £100 juta. Keputusan akhir akan bergantung pada manajer baru Chelsea, Xabi Alonso, yang mendapat kontrol lebih besar dalam urusan transfer.
Di sisi lain, penggemar Manchester City diminta untuk bersabar dan menghargai proses adaptasi Maresca sebagai pengganti Guardiola. Mantan striker Inggris, Chris Sutton, mengingatkan bahwa menggantikan Guardiola bukan tugas mudah mengingat standar tinggi yang telah ditetapkan selama sepuluh tahun terakhir. Sutton membandingkan situasi ini dengan penggantian Sir Alex Ferguson oleh David Moyes di Manchester United sebagai contoh betapa beratnya tugas tersebut.
Pep Guardiola sendiri menegaskan bahwa pelatih baru harus diberi kebebasan untuk menjadi diri sendiri dan tidak meniru gaya manajemen sebelumnya. Ia menolak memberikan saran terkait penggantinya dan menekankan pentingnya keunikan dalam pekerjaan pelatih. Guardiola juga berencana mengambil waktu istirahat setelah meninggalkan klub untuk fokus bersama keluarga.
Manchester City kini memasuki era baru dengan harapan besar dari Maresca untuk melanjutkan kesuksesan dan membangun skuad sesuai visi barunya. Klub juga tengah menunggu perkembangan hukum terkait dugaan pelanggaran finansial yang tengah diselidiki Premier League. Semua mata kini tertuju pada bagaimana Maresca akan mengisi kekosongan besar yang ditinggalkan Guardiola dan langkah awalnya dalam bursa transfer, terutama dalam memboyong Enzo Fernandez ke Etihad Stadium.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan