Media Kampung – Borneo FC harus menerima kenyataan pahit meski berhasil mengumpulkan poin yang sama dengan Persib Bandung di akhir musim Super League 2025/2026. Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menyatakan bahwa kegagalan timnya meraih gelar juara terjadi akibat aturan head-to-head yang menguntungkan Persib.
Dalam pertandingan terakhir yang digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Borneo FC menuntaskan musim dengan kemenangan besar 7-1 atas Malut United pada Sabtu, 23 Mei 2026. Kemenangan ini membuat Borneo FC mencatatkan 79 poin, sama dengan Persib Bandung yang berada di puncak klasemen.
Meski begitu, juara tetap jatuh ke tangan Persib Bandung karena unggul dalam perhitungan head-to-head. Fabio Lefundes merasa regulasi ini kurang menguntungkan Borneo FC yang secara statistik memiliki performa lebih baik. “Sayang sekali gelar juara hilang hanya karena aturan head-to-head. Jika bicara data dan statistik, performa Borneo FC jauh di atas siapa pun,” ujarnya.
Pelatih asal Brasil ini menegaskan bahwa sepanjang musim, Borneo FC menunjukkan konsistensi tinggi dengan menjadi tim paling produktif dan mencatatkan rekor kemenangan beruntun di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Mereka berhasil mencetak 74 gol dan mencatat 15 kemenangan kandang, rekor yang menjadi bukti ketangguhan tim.
Fabio juga menyoroti kualitas pertahanan dan keseimbangan permainan yang membuat Borneo FC tetap kompetitif hingga pekan terakhir. “Kami sudah menciptakan sejarah besar bagi klub ini,” tambahnya, meski timnya gagal membawa pulang trofi juara.
Aturan head-to-head yang digunakan untuk menentukan juara memang bertujuan menjaga keadilan dalam kompetisi. Namun, pemain Persib Bandung, Thom Haye, memberikan pandangan berbeda dengan mengatakan bahwa regulasi tersebut melindungi gelar juara dari hasil pertandingan terakhir yang bisa memengaruhi klasemen secara drastis.
Meski demikian, Fabio Lefundes tetap bangga dengan pencapaian Borneo FC musim ini. Kemenangan besar di laga terakhir dan pencapaian rekor positif menjadi modal berharga untuk musim selanjutnya. Sementara itu, Persib Bandung berhasil mempertahankan gelar juara Super League 2025/2026 untuk ketiga kalinya secara beruntun, menambah prestasi mereka di kancah sepak bola nasional.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan