Media KampungHarry Maguire menyatakan kekecewaan mendalam setelah namanya tidak masuk dalam daftar skuad Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026 yang baru saja diumumkan oleh pelatih Thomas Tuchel. Keputusan tersebut mengejutkan banyak pihak, terutama mengingat performa positif Maguire bersama Manchester United sepanjang musim ini.

Bek berusia 33 tahun tersebut merasa layak mendapatkan kesempatan bermain di turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut. Maguire sempat menjadi pilihan utama di Manchester United, baik di bawah asuhan Ruben Amorim maupun Michael Carrick, yang menunjukkan kebangkitan performanya secara signifikan. Oleh karena itu, ekspektasi publik dan sang pemain sendiri adalah Maguire bakal masuk skuad Inggris.

Namun, Thomas Tuchel mengambil keputusan mengejutkan dengan mencoret Maguire dari daftar 26 pemain yang akan berlaga di Piala Dunia 2026. Selain Maguire, beberapa nama besar lain seperti Phil Foden, Cole Palmer, dan Trent Alexander-Arnold juga tidak masuk skuad. Keputusan ini memicu perdebatan hangat di kalangan penggemar dan media sepak bola Inggris.

Melalui akun media sosialnya, Maguire menyampaikan rasa kaget dan kecewanya atas pencoretan tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak ada yang lebih ia cintai selain membela Timnas Inggris dan berharap yang terbaik bagi rekan-rekannya yang terpilih. “Saya yakin bisa memainkan peran besar di musim panas ini untuk negara saya setelah musim yang saya jalani,” tulis Maguire.

Laporan media Inggris mengungkapkan bahwa salah satu alasan utama pencoretan Maguire adalah kekhawatiran pelatih Tuchel terkait sikap dan ego sang pemain, khususnya soal kemampuannya menerima peran sebagai pemain cadangan. Duet utama lini belakang Inggris diperkirakan akan diisi oleh Marc Guehi dan Ezri Konsa, sementara nama-nama lain seperti John Stones, Jarell Quansah, dan Dan Burn juga masuk dalam skuad.

Kekecewaan Maguire juga dirasakan oleh keluarganya. Ibunya, Zoe Maguire, menyatakan rasa ‘sangat kecewa’ melalui media sosial, sementara sang kakak, Joe Maguire, menyebut keputusan Tuchel sebagai salah satu yang terburuk yang pernah ia saksikan.

Di sisi lain, Tuchel memberikan kejutan dengan memasukkan beberapa nama yang dianggap tidak terduga ke dalam skuad, seperti Ivan Toney yang tengah tampil impresif bersama klubnya di Liga Pro Saudi. Inggris akan memulai perjuangan di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Kroasia pada 17 Juni mendatang, setelah menjalani laga uji coba melawan Selandia Baru dan Kosta Rika.

Pengumuman resmi skuad Inggris ini menandai babak baru persiapan mereka menghadapi turnamen yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Keputusan pelatih Tuchel yang mengejutkan tentu menjadi sorotan utama, terutama terkait pencoretan sejumlah pemain yang selama ini dianggap andalan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.