Media Kampung – Persebaya Surabaya kembali menyiapkan empat laga krusial pada pekan akhir Mei 2026 untuk mengejar posisi papan atas Super League.

Pertandingan pertama pada Sabtu 2 Mei 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo berakhir dengan kemenangan telak 4-0 atas PSBS Biak, sehingga Persebaya naik ke peringkat empat dengan 51 poin.

Gol-gol tercipta lewat serangan agresif sejak menit ke-10, meski sundulan pertama masih meleset, namun Gali Freitas, Bruno Pará dan Ryan Ardiansyah menambah angka pada paruh pertama.

Kemenangan tersebut mengamankan tiga poin penuh, sementara PSBS Biak terkonfirmasi turun ke kasta kedua setelah menelan kekalahan beruntun.

Pelatih Bernardo Tavares menegaskan pentingnya konsistensi, dengan menambahkan, “Lawan kami tidak memiliki tekanan, namun kami harus tetap waspada pada motif individu mereka.”

Susunan pemain Persebaya pada laga itu menampilkan formasi 4-2-3-1, dengan Andhika Ramadhani menempati posisi bek tengah dan Francisco Rivera mengisi peran playmaker.

PSBS Biak menurunkan formasi 4-3-3, dipimpin oleh kapten Dimas Galih, namun serangan mereka belum menghasilkan peluang berbahaya.

Sementara itu, pada sore yang sama, Malut United menjamu Persis Solo di Stadion Jatidiri, Semarang, dengan kickoff pukul 19.00 WIB.

Malut United berhasil mengalahkan Persis Solo 5-2, yang menambah jarak poin antara keduanya dan menempatkan Malut United kembali pada posisi empat teratas.

Kemenangan Malut United berpotensi menyingkirkan Persebaya dari zona empat jika tim Jago Merah tidak mengamankan tiga poin di laga selanjutnya.

Persis Solo, yang berada di peringkat ke-16 dengan 27 poin, masih berjuang keluar dari zona bahaya, namun hasil melawan Malut United menambah tekanan.

Liga ini juga menampilkan pertempuran antara Persib Bandung dan Bhayangkara FC yang dijadwalkan pada pekan yang sama, menjadi salah satu faktor penentu gelar akhir musim.

Bojan Hodak, pelatih Persib, menyatakan keyakinannya bahwa timnya dapat merebut gelar setelah comeback melawan Bhayangkara.

Di samping itu, Borneo FC berusaha menutup poin penting melawan Dandri Dauri, yang dapat mengubah dinamika papan atas pada minggu terakhir.

Semua empat pertandingan tersebut menjadi penentu bagi tim-tim yang bersaing di posisi empat besar, karena selisih poin sangat tipis menjelang penutupan musim.

Jika Persebaya berhasil menjaga performa, mereka berpeluang menembus zona empat dan melaju ke babak playoff.

Namun, hasil Malut United vs Persis Solo dapat menggeser posisi Persebaya ke peringkat lima, tergantung pada selisih poin dan selisih gol.

Statistik terakhir menunjukkan Persebaya mencatat tiga kemenangan beruntun, termasuk kemenangan 4-0 atas Arema FC dan 2-0 atas Malut United sebelum menghadapi PSBS.

PSBS Biak, yang berada di dasar klasemen, harus memenangkan empat laga terakhir sekaligus mengandalkan kegagalan lawan agar terhindar dari degradasi.

Jadwal siaran televisi menampilkan kedua laga utama pada Indosiar dan platform streaming Vidio, memberikan akses luas bagi pendukung.

Dengan tekanan tinggi, para pemain Persebaya diharapkan tetap fokus pada taktik tim dan mengoptimalkan peluang serangan cepat yang menjadi ciri khas mereka.

Kondisi terkini menunjukkan Persebaya menempati peringkat empat dengan 51 poin, sementara Malut United berada di posisi empat dengan 48 poin, dan Persis Solo berjuang di zona degradasi.

Berita selanjutnya akan menilai dampak hasil empat laga penentu ini terhadap klasemen akhir Super League 2025/2026.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.