Media Kampung – Pada Minggu, 26 April 2026, Como mengalahkan Genoa dengan skor 2-0 dalam laga Serie A pekan ke-34 di Stadion Luigi Ferraris. Kemenangan ini menegaskan kembali performa impresif tim asuhan Cesc Fabregas.

Gol pertama tercipta pada menit ke‑10 melalui Anastasios Douvikas yang menerima umpan silang akurat Lucas Da Cunha. Gol balasan datang pada menit ke‑68, ketika Assane Diao menuntaskan sundulan setelah bantuan Martin Baturina.

Kedua tim mencatat penguasaan bola yang seimbang, masing‑masing 50 persen. Como menghasilkan delapan tembakan dengan dua tepat sasaran, sedangkan Genoa mencatat sembilan tembakan namun hanya satu yang tepat.

Dengan tiga poin tambahan, Como naik ke posisi kelima klasemen sementara dengan 61 poin, hanya terpaut dua angka dari Juventus di urutan keempat. Genoa tetap berada di peringkat ke‑14 dengan total 39 poin.

Pelatih Cesc Fabregas menyatakan kepuasannya atas disiplin taktik tim, “Kami mengeksekusi rencana sejak menit pertama dan menunjukkan mental juara.” Ia menambahkan bahwa fokus kini beralih pada pertandingan melawan Napoli.

Laga juga diwarnai insiden cedera, ketika pemain Genoa Nico Paz mengalami benturan kepala dan harus dilarikan ke rumah sakit. Penjaga gawang Genoa, Justin Bijlow, juga diganti pada jeda babak pertama.

Jadwal selanjutnya, Genoa akan melakukan perjalanan ke Bergamo untuk menghadapi Atalanta, sementara Como akan menjamu Napoli di kandang pada pekan berikutnya.

Pertarungan zona Eropa Serie A semakin ketat, karena lima tim bersaing untuk tiket Liga Champions dengan hanya empat pertandingan tersisa.

Juventus saat ini menempati posisi keempat dengan 63 poin, dan berusaha mempertahankan keunggulan atas Como yang kini menutup jarak menjadi dua poin.

Genoa, yang tengah berjuang menghindari zona degradasi, membutuhkan hasil positif untuk memperkecil selisih poin dengan tim-tim papan tengah.

Suporter Como menyambut kemenangan dengan sorakan meriah di tribun, menandakan dukungan kuat menjelang fase penutup musim.

Ke depan, performa konsisten Como dan kemampuan Fabregas dalam memaksimalkan peluang akan menjadi faktor penentu dalam perebutan tiket Liga Champions.

Statistik individu menunjukkan Douvikas mencatatkan satu gol dan satu assist, memperkuat kontribusinya sebagai penyerang utama tim.

Pertahanan Como tampil solid, hanya kebobolan satu gol pada menit pertama melalui peluang Vitinha yang hampir berhasil.

Tim Genoa menunjukkan peningkatan intensitas pada babak kedua, namun gagal memanfaatkan peluang karena penempatan tembakan yang kurang akurat.

Analisis para pakar menilai bahwa keberhasilan Como terletak pada eksekusi lini serang yang cepat serta koordinasi antara lini tengah dan penyerang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.