Media Kampung – Roberto De Zerbi menegaskan target lima kemenangan beruntun Tottenham menjelang pertemuan melawan Brighton pada 22 April 2026, menekankan pentingnya tampil baik di kandang lawan. Ia percaya konsistensi tim akan menjadi kunci mengakhiri serangkaian hasil kurang memuaskan.
Tottenham saat ini mencatat satu kemenangan, tiga kali seri, dan empat kekalahan dalam delapan laga terakhir, dengan rata-rata menguasai bola 48 persen namun mencetak hanya tiga gol. Statistik menyerang menunjukkan efektivitas tembakan ke gawang hanya 12,5 persen, sementara pertahanan kebobolan enam gol.
Di sisi lain, Brighton menampilkan tren positif dengan mengumpulkan 16 poin dari tujuh pertandingan terakhir, mencatat empat kemenangan, dua hasil seri, dan satu kekalahan. Tim Fabian Hurzeler berhasil menjaga selisih gol positif +5 dan memperkuat posisi mereka di zona tengah klasemen.
‘Kami harus tampil konsisten dan mengeksekusi taktik dengan disiplin’, kata Roberto De Zerbi dalam konferensi pers sebelum laga. Pernyataan tersebut menegaskan tekad asuhan Italia untuk meningkatkan mentalitas kompetitif.
De Zerbi mengungkapkan bahwa Tottenham akan mengadopsi formasi 4‑3‑3 dengan penekanan pada pressing tinggi dan transisi cepat setelah merebut bola. Ia menambahkan bahwa sayap kanan akan dioptimalkan oleh Heung‑Min Son untuk menciptakan peluang lewat umpan silang.
Salah dan Harry Kane diharapkan menjadi ujung tombak serangan, sementara Rodrigo Bentancur akan berperan sebagai penghubung antara lini tengah dan depan. Di lini belakang, Cristian Romero dan Cristian Eriksen diharapkan memberikan stabilitas serta kontribusi dalam fase ofensif.
Namun, catatan defensif Tottenham masih menjadi sorotan, terutama pada tiga kebobolan pertama di setiap laga selama tiga pertandingan terakhir. De Zerbi menekankan perlunya koordinasi antar bek sayap dan gelandang bertahan untuk menutup ruang bagi penyerang Brighton.
Brighton dikenal dengan pertahanan yang terorganisir dan serangan balik cepat yang dipimpin oleh Lewis Dunk dan Pascal Gross. Tottenham harus memanfaatkan keunggulan individu di area tengah untuk mengendalikan tempo pertandingan.
Rekor pertemuan kedua tim dalam lima laga terakhir menunjukkan Brighton unggul dua kali, Tottenham satu kali, dan dua kali berakhir imbang. Statistik tersebut menambah tekanan pada De Zerbi untuk membalikkan tren.
Pertandingan ini dijadwalkan di Amex Stadium pada pukul 02.00 WIB, menjadi ujian penting menjelang penutupan fase pertama Premier League. Kemenangan dapat menggerakkan Tottenham mendekati zona Liga Champions, sementara Brighton berupaya memperkuat posisi menengah.
Suporter Tottenham, yang dikenal dengan julukan ‘Spurs’, mengharapkan penampilan agresif dan gol cepat, terutama dari Son dan Kane. Sementara pendukung Brighton berharap tim mereka dapat menahan serangan dan memanfaatkan peluang counter.
Jika Tottenham berhasil mengamankan tiga poin, mereka akan menutup jarak dengan tim papan atas menjadi tiga poin di belakang Arsenal. Sebaliknya, kekalahan dapat memperpanjang zona kebobolan mereka dan mengancam peluang masuk Liga Champions.
Latihan akhir pekan ini difokuskan pada set piece dan pola serangan lewat sayap, dengan De Zerbi menginstruksikan pemain untuk meningkatkan akurasi umpan. Kondisi kebugaran pemain utama dinyatakan prima, tanpa cedera signifikan menjelang laga.
Dengan target lima kemenangan beruntun yang masih realistis, Tottenham berusaha menampilkan permainan solid melawan Brighton pada laga krusial ini. Hasil akhir nanti akan menjadi indikator apakah De Zerbi mampu mengembalikan kepercayaan diri tim.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan