Media KampungLondon Marathon 2026 mencatat sejarah baru ketika pelari asal Kenya, Sabastian Sawe, menembus batas dua jam dengan mencatat waktu 1:59:30, menjadikannya pria pertama yang menyelesaikan maraton dalam waktu kurang dari dua jam. Balapan elite pria berlangsung di tengah sorotan ribuan pelari amatir dan selebriti yang menempuh 42,195 kilometer melewati jalan-jalan ikonik ibu kota Inggris.

Sawe, yang juga menjadi juara lomba pria pada tahun sebelumnya, memecahkan rekor dunia lama 2:00:35 dan melakukannya pada usaha kedua menaklukkan London Marathon. Prestasinya menandai terobosan signifikan dalam olahraga lari jarak jauh, menginspirasi atlet dan pelari rekreasi di seluruh dunia.

Legenda maraton asal Inggris, Paula Radcliffe, menyatakan bahwa pencapaian Sawe akan “bergema di seluruh dunia” dan menegaskan betapa luar biasanya performa tersebut. Ia menambahkan bahwa catatan baru ini akan menjadi tolok ukur bagi generasi mendatang.

Pelatih dan mantan peraih medali perak Olimpiade, Steve Cram, menilai pencapaian Sawe sebagai “sejarah yang sedang dibuat” serta menegaskan bahwa banyak yang meragukan kemungkinan tercapainya sub‑dua jam sebelumnya. Cram menekankan bahwa dedikasi dan strategi pelatihan menjadi kunci utama keberhasilan.

Di lintasan wanita, pelari Ethiopia Tigist Assefa mengamankan kemenangan dengan catatan waktu 2:15:41, menegaskan dominasinya di antara para elit. Kemenangannya menambah persaingan ketat di antara pelari top dunia pada ajang bergengsi ini.

Setiap pemenang kategori elite—pria, wanita, dan kursi roda—mendapatkan hadiah pokok sekitar £44.000, sementara pemenang kursi roda wanita, Debrunner, dan pria, Hug, masing-masing menyelesaikan sprint akhir dengan kecepatan tinggi. Total hadiah menggarisbawahi komitmen penyelenggara dalam menghargai prestasi atletik.

Di antara kisah inspiratif, Jordan Adams berlari membawa kulkas seberat 35 kilogram sebagai penghormatan kepada ibunya yang menderita demensia, mengungkapkan tekadnya untuk mengingat kembali semua yang telah hilang. Pada posisi kedua, Yomif Kejelcha menutup lomba dengan waktu 1:59:41, hanya selisih 11 detik dari Sawe, menunjukkan bahwa sub‑dua jam kini menjadi target realistis bagi pelari top.

BBC menyiarkan seluruh perlombaan secara langsung, dengan Gabby Logan memandu liputan mulai pukul 08.30 WIB, didukung oleh reporter lapangan seperti JJ Chalmers, Abby Cook, Tim Warwood, dan Harry Aikines‑Aryeetey. Siaran berlanjut di BBC Two pada pukul 14.00 WIB dan tersedia di iPlayer serta BBC Sounds untuk pendengar radio.

Berbagai selebriti turut melibatkan diri, termasuk Harry Judd yang sempat lupa nomor bibnya, serta Joe Wicks berlari bersama karakter Daddy Pig dalam upaya menggalang dana untuk National Deaf Children’s Society. Kehadiran mereka menambah warna dan meningkatkan kesadaran publik terhadap tujuan amal marathon.

Rekor sub‑dua jam yang dicetak Sawe diperkirakan akan menginspirasi inovasi pelatihan dan strategi balap di masa depan, sementara London Marathon 2026 terus menjadi platform utama untuk mengumpulkan jutaan pound sterling bagi organisasi amal di seluruh dunia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.