Media Kampung – Asri Welas berhasil mencuri perhatian publik melalui penampilannya sebagai pesilat dalam ajang Indonesia Sport Summit (ISS) yang berlangsung baru-baru ini. Di usia 47 tahun, Asri menunjukkan keahliannya dalam seni pencak silat dengan gerakan yang luwes dan sinkron, memperlihatkan dedikasi dan kecintaannya terhadap olahraga tradisional Indonesia.
Penampilan Asri Welas dalam seni silat bukanlah hal baru. Ia mengenal pencak silat sejak duduk di bangku sekolah dasar dan meskipun tidak berkarier sebagai atlet, olahraga ini tetap memiliki tempat khusus di hatinya. Dalam persiapan untuk ISS, Asri berlatih intensif bersama pelatih dari Federasi Pencak Silat Indonesia, memperlihatkan perpindahan kaki dan tangan yang gesit serta indah.
Indonesia Sport Summit sendiri merupakan platform kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, pelaku industri, federasi olahraga, dan generasi muda. Acara ini mengangkat berbagai agenda, termasuk Global Leadership Forum yang membahas strategi ekonomi olahraga, sport diplomacy, serta pembangunan ekosistem olahraga yang berkelanjutan di Indonesia.
Dalam penampilannya, Asri mengenakan baju satin putih yang dipadukan dengan jarik merah batik, dihiasi uliran bunga di bagian dada, mencerminkan perpaduan antara seni dan budaya. Selain Asri, sejumlah figur publik lainnya juga tampil dalam acara ini, seperti Prisia Wulansari Nasution, Yayan Ruhian, dan Christine Hakim, yang turut memperkuat nuansa seni dan olahraga tradisional.
Penampilan Asri Welas dan kolaborasi berbagai pihak dalam ISS menegaskan pentingnya pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya sekaligus olahraga yang terus hidup dan berkembang di Indonesia. Upaya ini tidak hanya mengangkat nilai seni dan budaya, tetapi juga memperkuat identitas bangsa melalui sport diplomacy dan pengembangan ekosistem olahraga yang berkelanjutan.














Tinggalkan Balasan