Media Kampung, Surabaya – Persebaya Surabaya menghadapi masa sulit dengan empat pemainnya yang mengalami cedera selama jeda kompetisi BRI Super League 2026/2027. Kondisi ini menjadi perhatian serius tim pelatih dan medis, sementara Persebaya juga harus puas dengan hasil imbang pada laga terakhir mereka melawan Garudayaksa FC.

Empat pemain Persebaya yang tengah menjalani proses pemulihan adalah Ernando Ari, Francisco Rivera, Alfan Suaib, dan Matheus Lagoa, rekrutan baru asal Brasil. Ernando dan Alfan mengalami cedera pada bagian paha, sedangkan Rivera dan Lagoa mengeluhkan cedera pada otot betis. Pelatih Bernardo Tavares menegaskan bahwa penanganan cedera dilakukan secara bertahap sesuai perkembangan kondisi masing-masing pemain agar proses pemulihan optimal.

Baca juga:

Matheus Lagoa menjadi perhatian khusus karena cedera tersebut terjadi saat sesi latihan ketiganya bersama Persebaya. Cedera ini cukup menyulitkan mengingat pemain ini baru bergabung dengan tim. Selama jeda kompetisi, keempat pemain tersebut menjalani program rehabilitasi di bawah pengawasan tim medis.

Selain masalah cedera, Persebaya juga mengalami hasil kurang memuaskan pada pertandingan pekan ketiga BRI Super League 2026/2027. Mereka ditahan imbang 1-1 oleh Garudayaksa FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Persebaya sempat unggul melalui gol sundulan Alex Martins pada menit ke-85, namun Garudayaksa mampu menyamakan kedudukan lewat Al Hamra Hehanussa pada menit ke-89.

Baca juga:

Laga berlangsung sengit dengan kedua tim saling jual beli serangan. Persebaya mencoba menekan sejak awal dan beberapa kali mendapatkan peluang, namun pertahanan Garudayaksa juga tampil solid. Gol Persebaya sempat dianulir karena offside, menambah ketegangan pertandingan.

Hasil imbang ini membuat Persebaya berada di posisi ketujuh klasemen sementara dengan lima poin dari tiga pertandingan, hasil dari satu kemenangan dan dua hasil imbang. Sementara itu, tim lain seperti PSM Makassar juga mengalami hasil yang sama pada pekan ketiga, yaitu imbang 2-2 melawan Persita Tangerang.

Baca juga:

Persebaya dijadwalkan akan melanjutkan kompetisi dengan menghadapi Isenmulang pada 9 Oktober 2026. Kondisi cedera para pemain menjadi faktor penting yang akan menentukan performa tim dalam pertandingan mendatang. Tim pelatih dan medis terus memantau dan menyesuaikan program latihan untuk memastikan pemain-pemain tersebut dapat segera kembali ke lapangan dengan kondisi prima.

Situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Persebaya dalam menjaga konsistensi performa dan bersaing di papan atas Super League musim ini. Dukungan penuh dari suporter dan manajemen diharapkan dapat membantu proses pemulihan dan motivasi pemain untuk meraih hasil terbaik pada pertandingan selanjutnya.