Media Kampung, CornelláEspanyol berhasil mengamankan poin tunggal melawan Sevilla dalam pertandingan yang berakhir 1-1 di Cornellá-El Prat. Gol penyeimbang tercipta lewat serangan Marcos Fernández, yang kemudian merayakan dengan mengangkat kaos bertuliskan ‘Ceuta no se vende, Ceuta se defiende’.

Sevilla menguasai mayoritas penguasaan bola dan menciptakan beberapa peluang berbahaya, namun tidak berhasil menambah skor. Espanyol, yang menampilkan formasi agresif di babak kedua, berhasil menekan pertahanan Sevilla hingga menemukan celah bagi Fernández.

Baca juga:

Marcos Fernández, pemain berusia 23 tahun, sebelumnya dipinjamkan ke Ceuta pada musim lalu dan mencatat 14 gol dalam 35 pertandingan. Penampilan impresifnya di Ceuta membuka jalan bagi masuknya ke skuad utama Espanyol, menjadikan gol melawan Sevilla gol pertamanya di La Liga bersama tim.

Pesan pada kaosnya mengangkat slogan politik “Ceuta no se vende, Ceuta se defiende”, menyoroti isu kedaulatan wilayah Ceuta. Pesan tersebut menuai beragam reaksi di media sosial, namun tidak menimbulkan tindakan disiplin dari otoritas sepakbola.

Baca juga:

Hasil imbang 1-1 ini menjaga posisi menengah Espanyol di klasemen La Liga, sementara Sevilla tetap berada di zona atas meski kehilangan tiga poin potensial.

Dengan gol dan pesan yang mengundang perhatian, Fernández menegaskan peran pentingnya dalam perjuangan Espanyol musim ini.

Baca juga: