Media KampungNeymar kembali menjadi sorotan setelah penampilannya yang kontroversial usai membantu Santos meraih kemenangan 1-0 atas Remo dalam babak 16 besar Copa do Brasil. Setelah pertandingan yang ketat di Stadion Mangueirão, suasana memanas ketika Neymar melakukan provokasi kepada tim lawan dan staf klub Remo.

Dalam pertandingan tersebut, Neymar yang masuk menggantikan Gabriel Bontempo pada babak kedua, memberikan assist penting kepada Rony yang mencetak gol kemenangan pada menit ke-74. Meskipun performa di lapangan menunjukkan kelasnya, tindakan Neymar setelah peluit akhir menuai kritik keras.

Baca juga:

Setelah pertandingan, Neymar terlihat melakukan gerakan menari dan meneriakkan kata “Eliminated! Eliminated!” di depan ruang ganti, yang dianggap sebagai provokasi terhadap tim Remo. Hal ini memicu ketegangan dengan staf dan fans Remo yang sebelumnya sudah melontarkan makian kepadanya selama pertandingan berlangsung.

Presiden klub Remo, Antonio Carlos Teixeira, secara terbuka mengecam perilaku Neymar dan menyebutnya sebagai “bum” (orang tidak berguna). Ia menilai tindakan Neymar tidak pantas dan memberikan contoh buruk bagi anak-anak yang menjadikan bintang sepak bola itu sebagai idola. Teixeira menyatakan, “Kami salah karena mengidolakan orang seperti dia yang bertingkah seperti badut dan memprovokasi kami.”

Reaksi masyarakat dan netizen di media sosial juga tidak kalah keras. Banyak yang mengecam sikap Neymar yang dianggap tidak profesional dan tidak menunjukkan sportivitas sebagai pemain veteran. Beberapa komentar bahkan menyarankan agar Neymar mempertimbangkan pensiun dari dunia sepak bola, mengingat sikapnya yang dinilai kekanak-kanakan.

Baca juga:

Meski demikian, Neymar membantah kabar yang menyebutkan dirinya melakukan tindakan yang berlebihan. Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagramnya, Neymar menyatakan bahwa apa yang terjadi hanyalah diskusi biasa dan tidak ada pemarahan atau tuduhan terhadap pemain muda Santos. Ia juga menekankan pentingnya fokus pada pertandingan dan hasil yang diraih timnya.

Situasi ini terjadi di tengah ketidakpastian masa depan karier Neymar, yang kontraknya dengan Santos akan berakhir pada Desember. Pemain asal Brasil ini mengaku belum memutuskan langkah selanjutnya, apakah akan memperpanjang kontrak, pindah klub, atau bahkan pensiun dari sepak bola profesional.

Insiden ini menambah daftar kontroversi yang melibatkan Neymar dalam beberapa tahun terakhir. Meski demikian, kontribusinya di lapangan tetap menjadi faktor penting bagi Santos di Copa do Brasil. Pihak berwenang sepak bola Brasil kemungkinan akan meninjau laporan mengenai provokasi tersebut untuk menentukan tindakan disipliner selanjutnya.

Baca juga:

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa sikap seorang atlet, terutama yang berstatus bintang dan idola banyak anak muda, perlu dijaga agar tetap profesional dan menghormati lawan. Kinerja di lapangan memang penting, namun perilaku di luar pertandingan juga menentukan citra dan warisan seorang pemain.