Media Kampung – Albacete vs Granada menjadi sorotan pada pertandingan LaLiga Hypermotion minggu ini ketika Albacete Balompié mengalahkan Granada CF dengan skor meyakinkan 4-1 di Stadion Carlos Belmonte, memperkuat posisi 13 klasemen sementara Granada turun ke peringkat 14.
Pertandingan yang berlangsung pada 19 April 2026 dimulai dengan dominasi penguasaan bola Granada, namun Albacete memanfaatkan transisi cepat. Pada menit ke-10, Jonathan Gómez menerima umpan silang dari Fran Gámez dan menegaskan keunggulan pertama bagi Albacete.
Tak lama setelah itu, pada menit ke-15, Lluís López menambah dua gol beruntun setelah menerima layanan silang dari sisi kiri. Kedua gol tersebut memberi keunggulan 2-0 dan menegaskan tekanan ofensif Albacete dalam 15 menit pertama.
Granada berusaha bangkit pada menit ke-30 ketika Gonzalo Petit mencetak gol balasan lewat sundulan kepala setelah umpan dari Lorenzo Aguado, memperkecil selisih menjadi 2-1.
Respons cepat Albacete datang pada menit ke-71 ketika Samuel Obeng, penyerang asal Afrika, mengonversi sundulan kepala dari layanan Carlos Neva, mengembalikan keunggulan menjadi 3-1.
Gol penutup pertandingan dicetak oleh José Carlos Lazo pada menit ke-79 setelah menerima umpan silang dari Neva. Dengan hasil akhir 4-1, Albacete mengumpulkan tiga poin penting untuk mencapai total 47 poin.
Statistik tim menunjukkan bahwa Albacete menguasai 58% penguasaan bola dan menciptakan 14 peluang tembakan, sementara Granada hanya mencatat 9 tembakan dengan 3 di antaranya tepat sasaran.
Penampilan kiper Raúl Lizoain tetap solid, melakukan lima penyelamatan penting, termasuk dua reflex pada menit ke-8 dan menit ke-46 yang berpotensi mengubah jalannya pertandingan.
Pelatih Albacete, Alberto González, memuji kesiapan mental timnya, menyatakan bahwa “kami mengeksekusi rencana taktis dengan disiplin, terutama dalam memanfaatkan ruang di sisi sayap.”
Di sisi lain, pelatih Granada, Pacheta, mengakui kesulitan tim dalam menyesuaikan taktik setelah cedera pemain kunci seperti Manu Lama, dan menegaskan perlunya perbaikan defensif menjelang sisa musim.
Klasemen setelah pertandingan menempatkan Albacete pada posisi ke-13 dengan 47 poin, mengamankan zona aman dari zona degradasi. Granada berada di posisi ke-14 dengan 45 poin, masih berjuang menghindari zona turun.
Pertandingan selanjutnya Albacete akan menghadapi SD Eibar pada 20 April 2026, sementara Granada dijadwalkan melawan Real Zaragoza pada akhir pekan yang sama, keduanya berupaya memperbaiki posisi masing-masing.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan