Media Kampung – Sevilla akan menjamu Real Madrid pada laga pekan ke-37 LaLiga yang digelar di Estadio Ramon Sánchez-Pizjuán, Minggu malam, 17 Mei 2026. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Sevilla untuk mengamankan posisi mereka di klasemen, sementara Madrid sudah memastikan finis sebagai runner-up.
Tim tuan rumah saat ini berada di peringkat ke-12 dan masih belum sepenuhnya aman dari ancaman degradasi. Sevilla hanya unggul empat poin dari zona merah, sehingga hasil melawan Real Madrid sangat menentukan nasib mereka di kompetisi musim depan. Dalam beberapa pekan terakhir, performa Sevilla menunjukkan peningkatan dengan tiga kemenangan beruntun atas Real Sociedad, Espanyol, dan Villarreal.
Sevilla juga berusaha mencatatkan kemenangan keempat secara beruntun di kandang, sesuatu yang belum mereka raih dalam tiga tahun terakhir. Pelatih Luis García Plaza pun mengajak para pendukung untuk menciptakan atmosfer yang membanggakan di Ramon Sánchez-Pizjuán guna mendukung timnya meraih hasil positif dan mengamankan posisi permanen mereka di LaLiga.
Sementara itu, Real Madrid datang ke pertandingan ini dengan kondisi internal yang belum sepenuhnya stabil. Kekalahan dari Barcelona pada El Clasico mengakhiri peluang mereka merebut gelar juara musim ini. Namun, di laga terakhir mereka, Madrid berhasil bangkit dengan kemenangan 2-0 atas Real Oviedo, dan kini memburu kemenangan beruntun di LaLiga.
Pelatih Real Madrid, Álvaro Arbeloa, memutuskan menurunkan formasi yang menampilkan Courtois di bawah mistar, dengan lini pertahanan yang diperkuat Carvajal, Rudiger, Huijsen, dan Fran Garcia. Di lini tengah, Tchouameni, Thiago, dan Bellingham akan mengatur permainan, sementara lini depan diisi oleh Brahim, Vinícius, dan Mbappé. Di pihak Sevilla, Luis García Plaza memasang Odysseas sebagai penjaga gawang dan didukung oleh Carmona, Castrín, Kike Salas, Suazo, Gudelj, Sow, Vargas, Oso, Akor, dan Maupay.
Rekor pertemuan kedua tim masih menjadi tantangan bagi Sevilla. Tim berjuluk Los Nervionenses belum mampu mengalahkan Real Madrid dalam 14 pertemuan terakhir, dengan 12 kekalahan dalam periode tersebut. Meski begitu, semangat dan dukungan penuh dari para suporter di stadion diharapkan mampu membantu Sevilla meraih hasil terbaik di laga ini.
Sejumlah isu internal juga menyelimuti Madrid, termasuk tekanan terhadap Kylian Mbappé yang sempat mendapat respons negatif dari sebagian pendukung setelah masuk sebagai pemain pengganti di pertandingan sebelumnya. Meski demikian, Madrid tetap menjadi lawan berat yang harus diwaspadai Sevilla.
Partai ini menjadi penutup LaLiga musim 2025/2026 di kandang Sevilla. Dengan tiket yang sudah habis terjual, atmosfer pertandingan diprediksi akan sangat meriah dan penuh tensi. Sevilla bertekad menutup musim ini dengan catatan positif untuk menjaga peluang tampil di kompetisi Eropa musim depan, sementara Real Madrid berusaha menutup musim dengan kemenangan setelah gagal bersaing di puncak klasemen.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan