Media Kampung – Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, mengaku tidak akan memaksa Marc Marquez untuk meniru aksi comeback Pecco Bagnaia pada 2022 demi mengejar gelar MotoGP 2026. Mimik Pecco Bagnaia tak lagi bernafsu balapan untuk Ducati di MotoGP 2026, namun fokus tim saat ini adalah pemulihan cedera bahu Marquez.
Pada tengah musim 2022, Bagnaia sempat tertinggal 91 poin dari Fabio Quartararo sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan menjuarai MotoGP dengan keunggulan 17 poin. Kini, setelah MotoGP Hungaria 2026, Marquez naik ke peringkat 5 klasemen dengan selisih 72 poin dari pemimpin klasemen Marco Bezzecchi, dengan 14 seri tersisa.
Menurut Tardozzi, pihaknya belum memikirkan kemungkinan Marquez mengulangi prestasi Bagnaia. Prioritas utama adalah memastikan Marquez pulih sepenuhnya dari cedera bahu yang masih mengganggunya. “Kita memikirkannya nanti. Untuk sekarang, sekali lagi, kami ingin dia kembali ke jalur yang benar, karena Marc kelelahan. Dia masih punya beberapa kendala. Jadi, yang terpenting ia kembali ke kondisi fisik prima,” ujar Tardozzi.
Meski demikian, Tardozzi optimistis dengan potensi Marquez. “Namun, kami mengenalnya, kami tahu siapa Marc Marquez. Ketika Marc kembali dalam kondisi prima dan kami punya motor yang kompetitif, kami tahu bagaimana balapan bisa berakhir,” tutupnya.
Marquez dan pembalap lainnya akan kembali turun lintasan pada Grand Prix Ceko di Automotodrom Brno, 19-21 Juni 2026.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.




