Media Kampung – Pelatih ganda putra utama Indonesia, Antonius Budi Ariantho, mengungkapkan alasan di balik penarikan dua pasangan andalan, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, dari Australian Open 2026. Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan berbeda untuk masing-masing pasangan.

Fajar/Fikri ditarik untuk menjalani evaluasi performa menyeluruh setelah gagal memenuhi target di Indonesia Open 2026. Pasangan ranking dua dunia itu tersingkir di babak pertama usai kalah dari wakil China, Chen Bo Yang/Liu Yi, dengan skor 13-21, 14-21. Antonius menegaskan bahwa Indonesia Open merupakan milestone penting bagi PBSI, namun hasil yang diraih belum sesuai ekspektasi sehingga diperlukan evaluasi sebagai bahan perbaikan ke depan.

Sementara itu, Raymond/Joaquin diparkir demi mengoptimalkan pemulihan kondisi fisik. Raymond Indra baru pulih dari cedera lutut dan tim pelatih ingin menghindari risiko kambuhnya cedera. Pasangan yang baru menjadi runner up Indonesia Open 2026 itu difokuskan pada pemulihan agar siap menghadapi turnamen besar berikutnya.

Antonius juga menambahkan bahwa Australian Open yang berlevel Super 500 tidak termasuk dalam program turnamen prioritas kedua pasangan pada periode ini. Fajar/Fikri akan difokuskan pada agenda yang lebih penting seperti Kejuaraan Dunia dan Asian Games. Meski dua pasangan ditarik, Indonesia tetap mengirim kekuatan kompetitif ke Sydney melalui Anthony Ginting, Sabar/Reza, dan Leo/Daniel.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.