Media Kampung – Jonatan Christie mengandalkan pengalaman untuk meredam gempuran pemain muda di ajang Indonesia Open 2026. Tunggal putra Indonesia itu menilai aspek mental dan pengalaman bertanding menjadi pembeda saat menghadapi lawan-lawan yang lebih muda.
Menurut Jonatan, pemain muda saat ini memiliki kecepatan, kekuatan, dan semangat tinggi. Namun, pengalaman bertanding di level tertinggi belum sepenuhnya dimiliki mereka. Hal ini disampaikan Jojo dalam konferensi pers di Istora Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu, 6 Juni 2026 malam.
Ia menambahkan bahwa para pemain muda terus menunjukkan perkembangan positif berkat frekuensi pertandingan yang tinggi. Pengalaman dari berbagai kompetisi menjadi bekal penting untuk meningkatkan kualitas permainan mereka. Jonatan yakin proses belajar akan membuat mereka semakin kompetitif ke depannya.
Wakil Ketua Umum I PP PBSI, Taufik Hidayat, menyebut Indonesia Open 2026 sebagai panggung belajar dan mengukur kemampuan. Ia berharap atlet muda Indonesia memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk berkembang melawan pemain terbaik dunia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan